logo rilis

Romahurmuziy: Kubu Prabowo Pakai Strategi Politik Mirip Trump
Kontributor
Budi Prasetyo
12 November 2018, 09:36 WIB
Romahurmuziy: Kubu Prabowo Pakai Strategi Politik Mirip Trump
Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy). FOTO: RILIS.ID/Imdra Kusuma

RILIS.ID, Surabaya— Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menduga pernyataan Presiden RI Joko Widodo soal politik Genderuwo itu ditujukan untuk lawan politik yang sering menebar ketakutan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurutnya, strategi yang digunakan itu mengadopsi kampanye Donald Trump saat Pilpres di AS beberapa waktu lalu. 

"Kita lihat hari ini kubu lawan politik Pak Jokowi mengadopsi strategi Donald Trump. Yang dilakukan Donald Trump membangun intimidasi ketakutan. Dan kemudian kalau rupiah menembus 15 ribu lima bank akan collapse dan itu kan tidak benar," katanya di Surabaya pada Minggu (11/11/2018).

Ia mencontohkan, pernyataan bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030 adalah bentuk propaganda untuk menebar ketakutan. "Yang dilakukan adalah dua membangun ketakutan kemudian Indonesia akan bubar itu kan menakut nakuti," tambahnya. 

Ia menambahkan, strategi lain yang dipakai lawan politik adalah dengan memberikan kabar kabar bohong. 

"Kemarin bilang Ratna Sarumpaet dipukulin kan tidak bener. Kemudian katanya mobil Neno Warisman dibakar orang nyatanya cuma korsleting," tegasnya. 

Ia meminta agar pihak oposisi berhenti menebar kebohongan dan ketakutan kepada masyarakat. Pasalnya, rakyat Indonesia tidak akan berhasil dipengaruhi dengan strategi tersebut. 

"Kemudian menyatakan tempe setipis ATM dan saya tadi makan di depot Anda makan tempe ternyata kenyang. Saya kira hal hal seperti ini harus dihentikan karena rakyat Indonesia sudah cerdas," pungkasnya. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)