logo rilis
Rocky Gerung Sebut Fiksi dan Fiktif Berbeda, Ini Penjelasannya
Kontributor
Ning Triasih
11 April 2018, 16:58 WIB
Rocky Gerung Sebut Fiksi dan Fiktif Berbeda, Ini Penjelasannya
Rocky Gerung. FOTO: Instagram/@rocky_gerung

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik sekaligus Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung menyebut kitab suci adalah fiks. Namun, berbeda dengan fiktif.

Pernyataan itu terlontar ketika Rocky menjadi bintang tamu dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (10/4) kemarin.

Rocky mengatakan, kitab suci adalah hal yang fiksi tapi berbeda dengan fiktif.

Menurut Rocky, kata fiksi dianggap negatif lantaran dibebani sesuatu yak tak nyata, sehingga fiksi itu selalu dimaknai dengan kebohongan.

Rocky menekankan, fiksi itu baik, sedangkan yang buruk adalah fiktif. Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam agama, fiksi adalah keyakinan. Sedangkan dalam literatur, fiksi adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi.

Sontak, pernyataan Rocky yang menyebut kitab suci adalah fiksi langsung memancing perdebatan dan jadi kontroversi di media sosial.

Lalu tahukah Anda apa perbedaan fiksi dan fiktif?

Seperti dikutip rilis.id dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, fiksi memiliki arti sebagai berikut:
1. Cerita rekaan (roman, novel dan sebagainya)
2. Rekaan, khayalan atau tidak berdasarkan kenyataan
3. Pernyataan yang hanya berdasarkankhayalan atau pikiran

Sedangkan fiktif, KBBI mengartikannya "bersifat fiksi dan hanya terdapat dalam khayalan".

Sementara itu, dalam Wikipedia disebutkan, fiksi adalah sebuah prosa naratif imajiner. Namun, karya sastra itu tetaplah masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisir hubungan-hubungan antar manusia.

Kebenaran yang dimaksud dalam dunia fiksi  yakni keyakinan yang sesuai pandangan pengarang terhadap masalah hidup dan kehidupan. Kebenaran dalam karya fiksi tidak harus sejalan dengan kebenaran yang berlaku di dunia nyata, misalnya kebenaran dari segi hukum, moral, agama, logika dan sebagainya.

Dalam fiksi, sesuatu yang tak mungkin terjadi di dunia nyata akan menjadi mungkin. Jenis-jenis karya fiksi di antaranya cerpen dan novel.

Secara etimologi, fiksi itu kata benda, sedangkan fiktif kata kerja.


500
komentar (0)