logo rilis

Rizieq Shihab Dilarang Keluar Arab Saudi, Fadli: Ada Pesanan dari Indonesia
Kontributor
Zul Sikumbang
25 September 2018, 18:31 WIB
Rizieq Shihab Dilarang Keluar Arab Saudi, Fadli: Ada Pesanan dari Indonesia
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF). Kedatangan GNPF untuk menyampaikan pengaduan dan permohonan perlindungan terhadap WNI atas nama Habib Rizieq Shihab.

“Pertama, kami sampaikan laporan dari tim advokasi sebagai pengaduan masyarakat ini kami teruskan dan sampaikan kepada pihak terkait, dalam hal ini sesuai permintaan kepada Menlu, Kapolri, Kabin, dan mungkin kalau nanti ada institusi lain yang terkait,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Dalam laporan tersebut, Habib Rizieq tidak boleh keluar dari Arab Saudi. Tidak bolehnya Habib Rizieq ke luar dari Arab Saudi saat hendak ke Malaysia, menemui promotor untuk menyelesaikan disertasinya.

“Ada dugaan dilarangnya Habib Rizieq tersebut karena pesanan dari Indonesia kepada otoritas Arab Saudi,” kata Fadli.

Padahal, kata Fadli, bila memang Habib Rizieq bersalah, secara otomatis dideportasi dari Arab Saudi. Namun Imam Besar FPI itu sudah 1,5 tahun tinggal di Arab Saudi.

“Tentu saya kira jelas ini sebuah kasus, ini biasanya kalau ada kasus yang overstay atau masalah lain justru dikembalikan atau dideportasi. Malah ini tidak boleh keluar. Ini agak aneh juga ya. Ada kecurigaan, ada pesanan dari unsur dalam negeri Indonesia, ini perlu kita klarifikasi, selidiki kebenarannya. Karena kalau benar ini terjadi jelas pelanggaran konstitusi kita,” kata Fadli.

Tim Advokasi GNPF Nasrullah memaparkan adanya pelarangan dan intimidasi kepada Habib Rizieq saat akan berkunjung ke Malaysia. Dalam kesempatan itu, Nasrullah menyerahkan beberapa dokumen dan video.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)