logo rilis
Rizieq Direkomendasikan Jadi Capres, PKS: Itu Hak
Kontributor
Budi Prasetyo
31 Mei 2018, 15:25 WIB
Rizieq Direkomendasikan Jadi Capres, PKS: Itu Hak
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. FOTO: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Partai Keadilan Sejahtera (PKS) enggan berpolemik soal pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, layak diusung sebagai calon Presiden. Alasannya, tiap orang atau lembaga mempunyai hak untuk maju atau mengusung seseorang sebagai pemimpin.

"Ya, saya kira, masing-masing punya hak. Itu salah satunya," ujar Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur, Arif Hari Setiawan, di Surabaya, Kamis (31/5/2018).

Persaudaraan Alumni (PA) 212 merekomendasikan Rizieq sebagai calon Presiden 2019, selain Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi, serta Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Rekomendasi dihasilkan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta, Selasa (29/5).

Baca: PA 212: Nama Rizieq Shihab Diusulkan Jadi Capres 2019

Aspirasi PA 212 itu, menurut Arif, lumrah. Namun, harus disampaikan ke partai politik selaku pihak satu-satunya yang bisa mencalonkan kandidat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Kalau menyampaikan, aspirasi sah-sah saja. Tetapi, yang saya ikuti jalur kepartaian," jelasnya.

Terkait koalisi dengan Gerindra, tambah Arif, pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada DPP PKS. "Orang memberikan usulan bebas. Tetapi, pada akhirnya pengajuan (oleh) partai, bukan ormas," tukas dia.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)