logo rilis

Risma Marahi Pengedar Pil Koplo
Kontributor
Budi Prasetyo
24 April 2018, 01:40 WIB
 Risma Marahi Pengedar Pil Koplo
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Surabaya— Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memarahi pengedar pil koplo yang ditangkap oleh Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya.

"Bagaimana ini kalau kamu makan? Bagaimana kalau anak kamu yang makan ini? Ayo jawab!" kesalnya ketika ekspose pengedar pil 'double l' di Surabaya, Senin (24/3/2018).

Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap sindikat peredaran pil koplo. Sebanyak 4,8 juta butir pil double l berhasil disita dalam kasus itu. 

"Kasus ini terungkap dari informasi masyarakat. Ada kejadian di Surabaya dan ada yang mengkonsumsi pil koplo," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.

Dia mengatakan, sindikat penjualan pil double l itu terorganisir dengan baik. 

Pil tersebut dikirim dari Jakarta dan diedarkan secara massif di Surabaya dan daerah lain di Jawa Timur.

"Total yang berhasil disita mencapai 4,8 juta butir. Kalau nilainya hampir Rp2,5 miliar," katanya. 

Dari kasus ini, polisi berhasil menangkap enam tersangka  yakni EN (34), AL (47), MT (25) asal Surabaya, EO (25), ST (35) asal Jakarta Utara dan TD (24) asal Tangerang. 

Awalnya, Polrestabes menangkap EN di Wonokromo pada Rabu, (14/3/2018). 

Kasus itu kemudian dikembangkan dan polisi berhasil menangkap  MT yang sedang memesan pil double l. 

Dari tersangka, polisi berhasil menyita 800 ribu butir pil. 

Tersangka lainnya yakni AL yang ditangkap di gubeng juga menyebut mendapat barang dari EN sebanyak 100 ribu butir pil. 

Selain menangkap EL, petugas juga EO dan ST. 

"Setelah itu petugas melakukan pengajaran dan EO dan ST dengan barang bukti 1 juta butir pil dobel L. 

Selain itu, petugas juga menangkap Td asal Tangerang dengan barang bukti 3,5 pil dobel L. 
 

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)