logo rilis

Remehkan #2019GantiPresiden, Ini yang Bakal Terjadi ke Jokowi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
25 April 2018, 08:32 WIB
Remehkan #2019GantiPresiden, Ini yang Bakal Terjadi ke Jokowi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti Center for Presidential Studies (CfPS) Departmen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fathorrahman Hasbul, mengatakan, Presiden Joko Widodo tak boleh menyepelekan hastag #2019GantiPresiden.

Dia kemudian mengingatkan kembali bagaimana kekuatan hastag #Salam2Jari dan #AkhirnyaAkuMemilihJokowi yang mengalahlan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 yang lalu. 

"Dua bulan sebelum Pilpres 2014 dihelat, elektabilitas Jokowi-JK masih rendah, tetapi karena ada hastag #Salam2Jari dan  #AkhirnyaAkuMemilihJokowi secara massif waktu itu, akhirnya keperkasaan Prabowo secara elektabilitas disalip oleh pasangan Jokowi-JK," kata Fathorrahman kepada rilis.id, Rabu (25/4/2018).

Dia menilai, kekuatan hastag #2019GantiPresiden tidak boleh lagi dipandang sebelah mata oleh tim Jokowi. Karena, ujar dia, poin pentingnya adalah pada pesan yang disampaikan oleh hastag tersebut. 

"Bukan sebatas kaus maupun kanalnya. Kanal hanya sarana saja," ujarnya. 

Dia menambahkan, hastag merupakan hasil dari kerja-kerja sistematis yang sudah terorganisir. Sehingga, hastag itu bisa saja akan menjadi penentu kekalahan Jokowi bila tak disikapi dengan cepat dan tepat. 

"Ingat, ini baru permulaan, isu pilpres masih jauh, aktivitas hastag ini diasporanya seperti  jaring laba-laba. Berbagai konten yang diproduksi aktor media sosial ini sengaja diciptakan untuk menghancurkan wacana normatif tentang  sistem kekuasaan saat ini. Jadi ini adalah kerja-kerja sistematis yang terorganisir," paparnya. 

Sebelumnya, warganet belakangan ini sedang ramai membicarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pilihan mereka terpecah antara tetap mendukung Jokowi dan yang tak ingin calon petahana tersebut kembali terpilih sebagai kepala negara.

Instagram menjadi salah satu panggung netizen dalam menyuarakan aspirasi tersebut. Namun, rupanya banyak dari mereka yang menginginkan Jokowi tak lagi menang di Pilpres. Lewat hastag #2019gantipresiden, sebanyak 81.718 postingan. Sedangkan, #2019tetapjokowi hanya 9.913 postingan per, Selasa (24/4/2018).

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)