logo rilis
Relawan Pasa Konsisten Dukung Sandi
Kontributor

29 September 2018, 21:10 WIB
Relawan Pasa Konsisten Dukung Sandi
Relawan Pasa Konsisten Dukung Sandi. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Sekitar 50 Relawan Pasukan Strategis Andalan (Pasa) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Deklarasi tersebut berlangsung di Sekretariat Nasional (Seknas) Sandi, Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018) malam

Dukungan tersebut disampaikan karena alasan, selama ini rakyat masih hidup dalam kemiskinan meski sudah 73 tahun merdeka.

“Maju tidaknya negara, dipengaruhi faktor kepemimpinan nasional. Maka, kami dari Relawan Pasa, terpanggil menghadirkan Presiden yang punya visi-misi, program, dan komitmen demi Indonesia maju, mandiri, bermartabat, aman, dan damai," kata Ketua Relawan Pasa, Dewi Sigar, saat deklarasi.

"Untuk itu, kami mendukung penuh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Semoga Tuhan merestui dan mengabulkan doa kita semua,  sehingga Indonesia maju dan jaya," imbuh dia. 
Kelompok ini, sebelumnya turut mendukung Anies Baswedan-Sandi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

Pada kesempatan sama, perwakilan Seknas Sandi, Arief Rachman, menyampaikan terima kasih atas dukungannya terhadap kandidat yang diusung Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Dirinya berharap, Relawan Pasa turut menyosialisasikan Prabowo-Sandi ke masyarakat.

Para pendukung pun diimbau tak mendeskreditkan petahana demi simpati publik kepada Prabowo-Sandi. Namun, mengedepankan kampanye santun. "Ini perintah. Kita menagih janji-janji penguasa, terutama ketenagakerjaan. Mana janji 10 juta lapangan kerja," ujarnya.

"Kalau kita bully dia, malahan menaikkan elektabilitas dia," sambung Arief menyampaikan pesan Ketua Seknas dan Sandi.

Selain mengampanyekan Prabowo-Sandi, Relawan Pasa diimbau mengawal proses pemungutan suara, 17 April 2019. Sebab, rentan terjadi kecurangan di tempat pemungutan suara (TPS).

"Awasi TPS. Jangan sampai TPS-TPS ini dicurangi," tutup dia.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID