logo rilis

Refly Harun: Tak Ada Persoalan jika KPK Tahan Setya Novanto
Kontributor
Zul Sikumbang
14 November 2017, 14:01 WIB
Refly Harun: Tak Ada Persoalan jika KPK Tahan Setya Novanto
Ketua Umum Golkar Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan, KPK tak perlu menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menahan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Demikian dikatakan terkait uji materi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang dilakukan oleh kuasa hukum Setya Novanto, Frederich Yunadi. 

Yunadi mengatakan, Setya Novanto tidak akan hadir memenuhi panggilan KPK sampai menunggu putusan MK.

Kata Refly, prosedur di MK adalah UU yang diuji tetap berlaku sebelum ada putusan yang menyatakan bahwa UU itu batal. Kalau UU KPK memberikan hak secara clear kepada KPK untuk bisa panggil seorang tersangka atau menahan, maka sebelum UU itu dibatalkan eksistensinya maka tetap bisa digunakan. 

“Kalau pihak SN membangkang, KPK bisa lakukan upaya paksa dan menahan sampai ada putusan MK bahwa pasal itu (yang diujimaterikan) tidak berlaku. Ini berbeda dengan pasal tentang Pansus Hak Angket, masih ada grey area apakah pansus Hak Angket berhak menyelidikan KPK,” kata Refly harus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Ia menegaskan, untuk memanggil paksa, bahkan menahan Setya Novanto, tidak ada UU yang dilanggar.

“Jangankan pemanggilan paksa, menahan pun tidak ada persoalan. Kalau KPK anggap Setya Novanto merintangi penyidikan, menghalang-halangi penyidikan, berkehendak menghilangkan barang bukti (salah satunya kesaksian), tidak kooperatif, kemudian KPK sudah melakukan itu (pemanggilan paksa dan menahan tersangka), dan itu sudah dilakukan kepada tersangka yang lain,” tutup Refly.


#KPK
#Setya Novanto
#korupsi e-KTP
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)