logo rilis
Rawan Korupsi, Ini Lima Komoditas Pangan Sorotan KPK
Kontributor
Ainul Ghurri
31 Maret 2018, 19:19 WIB
Rawan Korupsi, Ini Lima Komoditas Pangan Sorotan KPK
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan, KPK harus memperhatikan dan menjaga lima komoditas pangan strategis yakni, beras, jagung, kedelai, daging sapi, dan gula. Menurutnya, lima komoditas itu rawan bagi koruptor.

"Karena pentingnya lima komoditas ini bagi kehidupan dan ketahanan pangan rakyat, maka celah untuk korupsi harus ditutup dari segala arah," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (31/3/2018).

Abraham menilai, makin leluasanya eksportir dan importir sektor pangan, karena mendapat keistimewaan pejabat di kementerian terkait. Keistimewaan itu, kata Abraham, juga merupakan lahan subur korupsi pangan.

"Bila potensi korupsi ini tidak tertangani dengan baik, swasembada pangan bisa terhambat, yang pada gilirannya dapat menganggu ketenangan masyarakat desa, mengingat 70 persen penduduk Indonesia bermukim di wilayah pedesaan," ungkapnya.

Abraham menyebutkan, kondisi tata niaga impor komoditas pangan strategis yang membuka celah terjadinya korupsi dikarenakan beberapa hal yaitu.

Pertama, aspek regulasi, seperti kriteria dalam diskresi pada ketentuan impor tidak jelas, sistem informasi yang valid sebagai basis data terpadu tidak diterapkan, dan analisis yang komperehensif dalam pembuatan kebijakan impor yang belum ada.

Kedua, lanjut Abraham, aspek tata laksana pengawasan. Seperti lemahnya pengawasan terhadap peredaran komoditas barang impor, dan adanya permainan kartel yang seenaknya menentukan harga di pasar karena mendapat keistimewaan oknum pejabat.

"Cara curang yang merugikan rakyat inilah yang harus menjadi perhatian KPK, dan menindak siapapun yang terlibat korupsi di dalamnya," tutupnya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)