logo rilis
Rawan Gempa, DPR Dukung Sinergitas BMKG dan Instansi Lain Jalankan 'Early Warning System'
Kontributor
Nailin In Saroh
04 Februari 2019, 15:30 WIB
Rawan Gempa, DPR Dukung Sinergitas BMKG dan Instansi Lain Jalankan 'Early Warning System'
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan, pihaknya mendukung sinergi antar instansi dalam negeri untuk menjalankan sistem peringatan dini (early warning system) bencana gempa dan tsunami. Mengingat, Indonesia berada dalam zona rawan gempa.

Wakil Ketua DPR Kordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu pun mengaku, sudah mendapat informasi dari Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, bahwa selama ini BMKG sudah melakukan berbagai pengembangan dan uji coba sistem peringatan dini terhadap gempa dan tsunami. Namun, kata dia, hal tersebut masih sebatas deteksi dini terhadap gempa yang disebabkan oleh gempa tektonik.

"Sementara gempa yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi berada di bawah instansi lain. Kondisi ini tentu menjadi sebuah hambatan," ujar Agus di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Waketum Partai Demokrat ini menyatakan, dengan kondisi wilayah Indonesia yang berada di cincin api atau ring of fire dengan banyak gunung berapi, serta berada di atas pertemuan tiga lempeng aktif bumi, maka saat ini memang dibutuhkan sinergi antar instansi terkait.

Sinergi tersebut melibatkan BMKG dan instansi lainnya guna menjalankan sistem peringatan dini bencana gempa dan tsunami. Meski menurutnya. yang terbaik adalah menggabungkan kedua hal tersebut dalam sebuah institusi yang sama.

"Menurut saya yang terbaik memang menggabungkan kedua tugas, baik penanganan bencana gempa karena tektonik yang kini menjadi tugas BMKG, dengan penanganan gempa vulkanik di bawah satu instansi yang sama," tukasnya.

Kendati demikian, Agus menambahkan, sudah disiapkan sebuah Perpres (Peraturan Presiden) yang bentuknya sinergi antar pihak terkait.

Karena semuanya terjadi dengan sangat cepat, kalau ambil dulu data di instansi lain, tentu terlambat dalam pelayanan. Oleh karena itu, sinergi dalam faktual dan aktual sangat diharapkan," pungkas Agus.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID