logo rilis
Ratusan Murid di Surabaya Demo Tolak Sistem Zonasi
Kontributor
Budi Prasetyo
19 Juni 2019, 18:30 WIB
Ratusan Murid di Surabaya Demo Tolak Sistem Zonasi
Demo siswa di Surabaya tolak PPDB Zonasi. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Surabaya— Ratusan wali murid yang tergabung dalam Komunitas Orang Tua Peduli Anak SMP Se-Surabaya (KOMPAK), melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Grahadi Surabaya.

Mereka menuntut penghapusan sistem zonasi dan meminta Mendikbud diganti.

Hari, salah satu peserta aksi, menuturkan, sistem zonasi dirasa sangat merugikan anaknya yang mempunyai nilai bagus, lantaran   tidak bisa masuk sekolah negeri.

"Anak saya yang SD NEM-nya bagus, yang saya sesalkan anak saya SD ini nilainya 288. Daftar ke SMP negeri kawasan tidak masuk, ternyata di reguler hanya berapa meter yang diterima. Sampai hari ini saya belum daftar", ujar Hari.

Kordinator demonstrasi Amir Pase, menilai kebijakan zonasi yang diterapkan Mendikbud untuk tahun ini harus dibatalkan. Karena sangat merugikan siswa yang berprestasi tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri akibat jarak zonasi tersebut.

"Kita meminta menteri itu membatalkan zonasi, karena ini sangat merugikan anak-anak yang berpestasi kalau seperti ini. Anak-anak ini sudah berjuang sangat keras untuk mereka belajar, kadang-kadang sampai kita leskan, tapi prestasi mereka itu tidak berarti kalau zonasi ini diberlakukan", jelasnya.

Amir Pase menambahkan, kebijakan zonasi sangat belum matang dan tidak melibatkan partisipasi masyarakat meski dengan alasan pemerataan pendidikan untuk semua kalangan. 

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID