logo rilis

Ramuan Tradisional yang Ampuh Sembuhkan Malaria
Kontributor
Ning Triasih
25 April 2018, 19:37 WIB
Ramuan Tradisional yang Ampuh Sembuhkan Malaria
FOTO: Pixabay

RILIS.ID, Jakarta— Terjangkit malaria? Selain menempuh pengobatan dari dokter, bisa juga dengan mengonsumsi ramuan tradisional buatan sendiri di rumah.

Selain lebih murah dan praktis, obat tradisional buatan sendiri juga tak kalah manjur mengobati malaria. Anda pun tak perlu takut akan efek samping lantaran jauh lebih alami.

Apa saja obat tradisional untuk penderita malaria? Melansir dari Halosehat, berikut beberapa resep tradisional yang alami dan aman:

Temulawak

Temulawak memang punya segudang manfaat untuk kesehatan, salah satunya menyembuhkan malaria. Cara konsumsinya, cukup siapkan tiga per empat jari temulawak yang telah dicuci bersih kemudian tumbuk sampai hancur dan lumat, tambahkan dua sendok makan air matang, aduk hingga rata dan saring. Campurkan air saringan tadi dengan empat sendok makan madu murni agar terasa manis. Ramuan temulawak pun siap dikonsumsi. Untuk hasil maksimal, minum tiga kali sehari dengan takaran dua sendok makan saja sekali minum.

Daun Pare

Daun pare bisa dimanfaatkan sebagai ramuan untuk mengobati malaria. Pilihlah daun yang cukup tua namun terlihat segar. Siapkan segenggam saja, cuci dulu sampai bersih kemudian tumbuk hingga halus. Selanjutnya, seduh dengan secangkir air matang dan tambahkan garam dapur secukupnya. Aduk sampai rata, saring dan minum airnya sekali sehari sebanyak satu gelas setiap sebelum makan.

Brotowali, Temulawak dan Kulit Batang Pule

Ramuan berikutnya adalah campuran brotowali, temulawak  dan kutit batang pule. Caranya, siapkan dua jari kulit batang pule, 1 rimpang temulawak dan dua jari batang brotowali. Setelah seluruh bahan dicuci bersih, potong kecil-kecil kemudian rebus ke dalam empat gelas air. Tunggu mendidih sampai tersisa tiga gelas saja, angkat kemudian saring dan minum airnya setelah makan selama 2 minggu penuh. 

Untuk dosisnya, sesuaikan dengan usia penderita malaria, yakni sebagai berikut:
1. Diminum 3 kali sehari, masing-masing seperempat gelas untuk anak usia 6-8 tahun
2. Sehari 3 kali masing-masing sepertiga gelas untuk anak usia 9-12 tahun
3. Sehari 3 kali masing-masing setengah gelas untuk penderita malaria dewasa.

Temu Hitam, Sambiloto dan Kulit Batang Pule

Obat tradisional terakhir adalah ramuan dari temu hitam, sambiloto dan batang pule. Cara meraciknya, siapkan satu biji temu hitam yang besarnya setelur ayam, sejari tangan kulit batang pule dan setengah genggam sambiloto. Cuci seluruh bahan kemudian dipotong kecil-kecil (khusus untuk kulit batang pule dan temu hitam) lalu rebus ke dalam 4 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Angkat dan saring airnya. Minum dengan aturan persis seperti resep sebelumnya. Selamat mencoba!


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)