logo rilis

Rampas Aset Cegah Koruptor Jadi Pejabat Negara
Kontributor
Tari Oktaviani
14 Januari 2018, 19:28 WIB
Rampas Aset Cegah Koruptor Jadi Pejabat Negara
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Tindakan pemulihan aset korupsi dinilai bisa menjadi efek jera untuk para koruptor sehingga bisa meminimalisir untuk kembali maju sebagai pejabat negara khususnya sebagai legislator, kata Direktur Eksekutif Kemitraan, Monica Tanuhandaru.

"Sejalan dengan koruptor maju dalam pilkada harus ada kekuatan yang dibangun secara serius antara pemerintah dan masyarakat sipil untuk cegah koruptor jadi pemimpin di negara ini. Masih banyaknya pelaku korupsi yang mencalonkan diri sebagai legislatif setelah keluar dari penjara," ujarnya dalam diskusi 'Tantangan Efektivitas Upaya Pemulihan Aset Tindak Pidana di Indonesia', di Jakarta, Minggu (14/1/2018).

Menurutnya, jika pemerintah tegas dalam upaya perampasan serta membuat miskin seorang pelaku korupsi maka akan menjadi ketakutan tersendiri bagi seorang penyelenggara negara melakukan tindakan rasuah. Terlebih jika dibuat miskin maka kemungkinan besar yang bersangkutan tidak akan mampu maju dalam pemilihan legislatif atau Pilkada.

"Pemulihan aset dengan memiskinkan koruptor diharapkan memberi efek jera bagi pelaku korupsi maupun yang lainnya," tuturnya. 

 


#Koruptor
#Korupsi
#Aset
#Pileg
#Pilkada
#Koalisi Kemitraan Pembangunan
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)