logo rilis

Rame-rame Bahas Asuransi Pertanian, LIPI DPR Mendukung
Kontributor
RILIS.ID
26 November 2019, 21:59 WIB
Rame-rame Bahas Asuransi Pertanian, LIPI DPR Mendukung

RILIS.ID, Jakarta— Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendukung adanya program asuransi pertanian sebagai upaya pemerintah meningkatkan resiliensi atau daya tahan petani dalam menghadapi risiko bencana.

Hal ini disampaikan dalam seminar hasil penelitian LIPI 2019 bertajuk “Resiliensi Penduduk Menghadapi Perubahan Lingkungan dan Bencana di Era Globalisasi” pada Selasa (26/11/2019) di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta.

"Keberadaan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dapat menjamin keberlanjutan penghidupan petani karena adanya pembagian risiko bagi petani yang menghadapi bencana," ujar Ali Yasnyah Abdurrahim, Koordinator Kelompok Penelitian Ekologi Manusia Pedesaan, Pusat Penelitian Kependudukan LIPI.

Melalui paparannya, Ali menyampaikan bahwa penguatan program AUTP untuk perlindungan petani dan usaha tani padi yang berkelanjutan dapat dilakukan melalui optimalisasi tata kelola program asuransi, meningkatkan sosialisasi dan jumlah kepesertaan, serta mengefektifkan proses klaim asuransi.

Dalam kesempatan yang sama Kasubdit di Direktorat Pangan dan Pertanian Bappenas Noor Avianto menjelaskan bahwa asuransi pertanian merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani dan RPJMN 2015 – 2019, serta masuk dalam Rencana RPJMN 2020 – 2024.

Menilai pentingnya asuransi ini dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, Avianto berharap ada Peraturan Presiden sebagai instrumen kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

“Regulasi yang ada saat ini baru ada Undang-Undang kemudian langsung Permentan. Ke depan, kami mengharapkan adanya peraturan presiden,” ujar Avianto yang turut menjadi narasumber dalam seminar ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi IV DPR RI telah meminta kepada Pemerintah untuk segera melakukan sosialisasi menyeluruh program asuransi pertanian tersebut kepada masyarakat. Ada tiga bentuk asuransi, yakni Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) atau Kerbau (AUTK), dan Asuransi Nelayan.

Budhy Setiawan, anggota Komisi IV DPR RI pada Selasa (19/11/2019) lalu di Jakarta menyampaikan pentingnya jaminan asuransi pertanian sebagai instrumen insentif dan perlindungan petani dari risiko ketidakpastian, sehingga petani lebih termotivasi dalam menjalankan usaha budidaya pertanian.

Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI memberikan perhatian penuh dalam mendorong adanya sosialisasi menyeluruh secepatnya yang dilakukan Pemerintah kepada masyarakat.

“Sesegera mungkin sosialisasi menyeluruh terkait asuransi ini harus dilakukan, agar lebih melindungi dan memotivasi petani Indonesia mengembangkan usaha pertaniannya,” kata Budhy. (Bergas)




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID