logo rilis
Ramadan, Momentum Tepat Tinggalkan Kebiasaan Merokok
Ibrahim
16 Mei 2018, 11:34 WIB
Ramadan, Momentum Tepat Tinggalkan Kebiasaan Merokok

RILIS.ID, Jakarta— Ramadan, dapat menjadi salah satu kesempatan untuk melakukan kebiasaan baru yang menyehatkan dan meninggalkan gaya hidup yang buruk. Misalnya saja untuk berhenti merokok. 

Pada awalnya ide ini tampak mustahil, terutama bagi orang-orang yang dapat dikatakan telah terbiasa merokok. Namun sebenarnya berhenti merokok saat Ramadan bisa mengantarkan Anda untuk meninggalkan kebiasaan buruk itu seterusnya.

Ketergantungan nikotin biasanya membuat seseorang mudah tersinggung, marah, gelisah, insomnia, dan sulit konsentrasi. Saat puasa, perasaan itu bisa berlipat ganda karena perut dalam keadaan lapar. Sehingga cara terbaik untuk berhenti di bulan suci Ramadan adalah latihan terlebih dahulu.

Sebelum kecanduan rokok itu menguasai diri, ada baiknya Anda memahami dengan benar bagaimana jenis kecanduan itu sendiri dan temukan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Dilansir dari islamicity.com, Ramadan disebut sebagai momen yang tepat bagi Anda yang ingin berhenti merokok. Sebab keadaan maupun lingkungan sekitar sangat mendukung. Tidak ada seorang pun yang makan (dan tentu saja merokok) di siang hari.

Ujian yang sebenarnya mungkin dialami ketika berbuka puasa. Anda pasti menganggap akhirnya semua ujian telah selesai dan Anda bisa merokok lagi. Tapi, tunggu dulu! Tanamkan pikiran baru pada diri sendiri, misalnya, "Saya sudah berhasil menahan diri seharian. Kenapa sekarang saya menghancurkannya dengan menghisap rokok lagi?"

Ketika ketagihan, ide berhenti merokok memang sangat menantang. Mulai dari fisik hingga mental, semua bagian tubuh seolah menolak ide ini. Namun yakinlah bahwa Anda bisa melakukannya. Meminta dukungan dari orang yang tepat, misalnya keluarga atau dokter setempat juga bisa dilakukan.

Jadi, mulai sekarang jangan ragu jika memang ingin berhenti merokok. Awalnya memang sudah, apalagi jika dilakukan di bulan Ramadan. Namun kalau sudah sukses di hari pertama, Anda pasti bisa melakukannya di hari berikutnya. Sebelum menyadarinya, Anda sudah menjadi non-perokok.


500
komentar (0)