logo rilis

Pulau Seribu Tercemar Minyak, Bamsoet: Polri Harus Usut
Kontributor
Yayat R Cipasang
09 April 2018, 13:46 WIB
Pulau Seribu Tercemar Minyak, Bamsoet: Polri Harus Usut
Ketua DPR Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Pencemaran akibat tumpahan minyak mentah tidak hanya terjadi di Balikpapan tetapi juga terjadi di Kepulauan Seribu, Minggu (8/4/2018). Lokasi yang paling parah di perairan wisata sekitar Pulau Pari.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi VII dan Komisi X DPR mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Pariwisata untuk melakukan sosialisasi dampak negatif tumpahan minyak di laut.

Menurut Bamsoet, demikian ketua DPR ini kerap disapa, tumpahan minyak tersebut dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan juga mematikan biota laut. "Sudah pasti pariwisata juga terganggu," ujar  Bamsoet dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Karena dampaknya yang serius dan banyak merugikan, Bamsoet juga mendesak Komisi III mendorong Polri mengusut tuntas tumpahan minyak mentah di Pulau Pari. Dalam peristiwa tersebut harus ada yang bertanggung jawab.

"Kejadiannya sering terjadi di Kepulauan Seribu, bukan cuma sekali," kata Bamsoet.

Lantaran peristiwa sering terulang, politisi Golkar ini juga meminta pemerintah untuk selalu mengawasi keselamatan pengoperasian kapal serta instalasi laut seperti pipa bawah air termasuk kabel bawah air.

"Jangan sampai terulang karena pencemaran akibat limbah minyak yang terjadi hampir setiap tahun sangat membahayakan," ujarnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)