logo rilis

Pujian Anwar Ibrahim ke Habibie dan Kritiknya soal Reformasi
Kontributor
Syahrain F.
20 Mei 2018, 22:41 WIB
Pujian Anwar Ibrahim ke Habibie dan Kritiknya soal Reformasi
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (jas hitam) dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie menggelar konferensi pers di kawasan Patra, Kuningan, Jakarta, hari ini (20/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Syahrain F.

RILIS.ID, Jakarta— Pimpinan koalisi partai oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengunjungi Presiden RI ke-3 BJ Habibie di kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini (20/5/2018).

Anwar, yang baru beberapa hari lalu menghirup udara segar setelah dibebaskan dari penjara mengunjungi Habibie dalam rangka memperingati 20 tahun Reformasi Indonesia.

Dia memuji sosok Habibie yang menurutnya mampu menahkodai Indonesia bertransisi ke era demokrasi.

"Hanya sosok pemberani yang mampu dalam masa sesingkat itu melakukan pembaharuan sebanyak itu. Kehakiman, media, ketahanan, politik, desentralisasi, semua itu dilakukan oleh beliau (Habibie)," jelas Anwar dalam konferensi persnya.

Namun dia mengkritisi, selama 20 tahun berjalan pascareformasi, Indonesia perlu sungguh-sungguh mengobati penyakit akut yang hingga saat ini masih menggerogoti.

"Bagi saya dua hal yang harus diperbaiki. Pertama, korupsi yang dibudayakan musti diberantas. Bukan penguasa yang menentukan," ujarnya.

"Kedua soal Kemiskinan dan kesenjangan. Pembangunan ekonomi yang dibangun begitu menakjubkan itu bagi saya bermakna. Tapi jika (penduduk) miskin tersisih, ini tantangan terbesar," lanjut mantan menteri keuangan Malaysia selama delapan tahun tersebut.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)