logo rilis

Puisi Mendalam Dian Sositaningrum sebelum Sah Bercerai dari Opick
Kontributor
Ning Triasih
11 April 2018, 20:39 WIB
Puisi Mendalam Dian Sositaningrum sebelum Sah Bercerai dari Opick
Opick dan Dian Rositaningrum. FOTO: Instagram/@wowchannelz

RILIS.ID, Jakarta— Penyanyi religi Opick dan istri pertamanya, Dian Rositaningrum, hari ini resmi bercerai, Rabu (11/4/2018). Ingin bahagia, itulah alasan keduanya ingin mengakhiri hubungan sebagai suami-istri.

Perceraian Opick dan Dian diputuskan Pengadilan Agama Jakarta Timur. Setelah dilakukan mediasi, pasangan yang telah mengarungi bahtera rumah tangga selama 16 tahun itu bersepakat, bercerai adalah keputusan terbaik.

Dian, usai menjalani sidang ditemani kuasa hukumnya mengaku bahagia. Selain gugatan cerainya dikabulkan, ia juga mendapatkan hak asuh anak.

Sebenarnya, wanita mana yang ingin bercerai. Jika pun hal itu terjadi, pasti akan patah hati. 

Ya, meski Dian mengaku bahagia, sepertinya itu hanya terucap di mulut saja. Hal itu tergambar dari puisi yang sempat ditulis Dian melalui akun Instagramnya jauh sebelum hakim ketok palu perceraiannya dengan Opick. 

Pantauan rilis.id melalui Instagram Dian @dianerose_bundee, pada 25 Februari 2018 lalu, ibu lima anak ini menulis puisi cukup mendalam soal malam patah hati. Jika diamati, puisi itu seolah menggambarkan isi hatinya yang ditinggal pergi kekasihnya.

Berikut isi puisi malam patah hati Dian dikutip dari Instagram @dianerose_bundee:

Malam patah hati

Malam patah hati 
kekasihku pergi 
meninggalkan cinta.. yang terpahat dalam dada .. Pergilah kekasih 
Sejauh mana kau menghilang 
Namaku terlanjur terpahat
di hati mu 
Tak mungkin oh kekasih 
Menghapus aku dalam kamu 
Karena cintamu akan kembali 
Mencari aku 
Pergilah kekasih
Sejauh mana kau menghilang
Rindumu akan ku 
Yang membawamu pulang 
Dian Rose

 

Di waktu yang sama, Dian juga menulis puisi tentang merelakan orang yang dicinta pergi.

Mencintai..
Tak berhak menjebak dalam ingin 
Atas nama Cinta 
Ku relakan kau tiada
Tak ada lagi luka dan luka 
Hanya ada hanya cerita yang tertinggal 
Saat kita berada dalam peperangan 
Saling menjaga dalam hitamnya jiwa
Itu lah ungkapan Cinta 
Yang menakjubkan 
Atas nama Cinta..
Ku relakan kau tiada
Pertemuan yang ghaib
Perjalanan yang ghaib
Perpisahan yang ghaib
Kisah nyata
Yang mengering... Dian Rose

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)