logo rilis
Publik Nilai Suu Kyi Batalkan Pidato Hindari Cecaran soal Rohingya
Kontributor
Syahrain F.
20 Maret 2018, 20:49 WIB
Publik Nilai Suu Kyi Batalkan Pidato Hindari Cecaran soal Rohingya
Massa memprotes Aung San Suu Kyi ketika Pertemuan Puncak ASEAN-Australia berlangsung, di Sydney, 17 Maret 2018. FOTO: AFP/William West

RILIS.ID, Sydney— Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi membatalkan program pidato publik yang diselenggarakan oleh Lowy Institute di Sydney, Australia, Senin (19/3/2018).

Menurut pernyataan dari lembaga think-tank Lowy Institute, Pemimpin de facto Myanmar itu membatalkan pidatonya yang telah dijadwalkan dengan alasan sakit. Pembatalan diumumkan beberapa jam setelah Suu Kyi bertemu Perdana Menteri Malcolm Turnbull di Canberra.

Suu Kyi, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, selama ini menuai kritikan internasional karena dianggap bungkam terhadap pembantaian orang-orang Muslim Rohingya Arakan.

Melansir dari kantor berita Anadolu Agency, publik menilai, Suu Kyi membatalkan pidatonya karena menghindar pertanyaan yang akan diajukan menyangkut apa yang disebut PBB sebagai "contoh baku pembersihan etnis" Rohingya.

Dilaporkan, Suu Kyi juga mendapat kritikan terkait Rohingya pada pertemuan khusus dalam program "ASEAN-Australia Special Summit" di Canberra.

Menurut berita dari media Australia ABC, Turnbull membahas krisis pengungsi Rohingya yang sedang berlangsung. Turnbull mendorong pemimpin Myanmar mengambil keputusan sehingga pengungsi Rohingya dapat kembali ke kampung halaman mereka di Negara Bagian Rakhine, di Myanmar.

Turnbull juga menjelaskan, Australia bersedia memberi dana bantuan untuk Myanmar dan Bangladesh demi membantu menyelesaikan krisis tersebut.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)