logo rilis
PSI: Tindak-tanduk PKS Meresahkan Kita
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
06 Mei 2018, 12:05 WIB
PSI: Tindak-tanduk PKS Meresahkan Kita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyayangkan sikap salah satu anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggelar kegiatan politik di area car free day (CFD). Juru Bicara PSI Rian Ernest, menilai yang dilakukan oleh PKS itu telah meresahkan masyarakat.

"Tindak-tanduk PKS yang bukan partai kemarin sore ini meresahkan kita. Atas nama demokrasi, hukum telah dilanggar," kata Rian melalui siaran persnya di Jakarta, Minggu (6/5/2018).

Rian mengatakan, memang tidak ada pihak manapun yang bisa paksakan pandangan politik terhadap seseorang. Namun, kebebasan menyampaikan aspirasi politik juga harus tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Tapi perlu dicatat, PKS telah melanggar Pasal 7 Pergub DKI Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Tidak boleh kegiatan politik di car free day," ujarnya.

Seharusnya, imbuh Rian, PKS minta Gubernur Anies Baswedan untuk merevisi Pergub atau judicial review ke Mahkamah Agung (MA). Namun juga harus dipertimbangkan dengan matang dampak dari bolehnya CFD menjadi ajang politik praktis.

"Kepada PKS dan seluruh pihak-pihak penyelenggara acara serupa. Ada cara lebih terhormat dan mendidik masyarakat. Bukan mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan anarkis melanggar hukum," tandasnya.

Sebelumnya, relawan nasional #2019GantiPresiden akan menggelar deklarasi akbar di sekitaran Patung Kuda dekat Monumen Nasional (Monas). Dalam acara itu, salah satu deklaratornya adalah Mardani Ali Sera yang merupakan Ketua DPP PKS.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)