logo rilis
PSI Dorong Kepentingan Generasi Muda di Nawacita Jilid II
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
06 Agustus 2018, 19:35 WIB
PSI Dorong Kepentingan Generasi Muda di Nawacita Jilid II
Kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Partai Solidaritas Indonesia akan turut mengajukan sejumlah konsep dalam rumusan Nawacita Jilid II, terutama terkait kepentingan generasi muda.

"Perhatian khusus untuk anak muda, terutama memaksimalkan bonus demografi yang akan kita hadapi," kata Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni kepada rilis.id, Senin (6/8/2018).

Toni, sapaan akrabnya mengatakan, Nawacita Jilid II yang nantinya akan menjadi pedoman Jokowi dalam membangun pemerintahan Jokowi di periode keduanya.

Maka itu, ia inginkan agar salah satu fokus arah kebijakan pemerintah adalah kepentingan generasi milenial. Misal, akses pendidikan dan kesehatan, serta lapangan kerja.

"Nawacita II mesti  meningkatkan fokus agar anak-anak muda Indonesia sama-sama sehat, sama-sama pinter dan sama-sama kerja," ujarnya.

Toni mengaku, pertemuan sembilan sekjen parpol pendukung Jokowi pada malam ini (Senin), tak hanya membahas soal Nawacita Jilid II saja.

Namun, akan didiskusikan juga soal pemenangan Jokowi dalam pilpres. Jadi, bahasan nanti juga terkait struktur tim serta strateginya.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengatakan pertemuan para sekjen partai politik pengusung Jokowi memang akan membahas Nawacita Jilid II.

"Pertemuan nanti malam para sekjen itu sebetulnya adalah kelanjutan dari pertemuan dua malam yang lalu. Untuk lebih memperdalam pembahasan kemarin," ujar dia.

Dia mengatakan, Nawacita Jilid II itu merupakan platform perjuangan bagi kepemimpinan Jokowi pada periode yang kedua, berisi capaian-capaian target dari infrastruktur dan berbagai macam masukan yang dimiliki masing-masing partai politik.

Menurut dia, Nawacita Jilid II itu termasuk masukan dari Golkar terkait konsep Indonesia Making 4.0 dan visi negara kesejahteraan 2045.

Editor:

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID