logo rilis
PSI Beri Tips Cara Hindari Paham Radikalisme dalam Keluarga
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
17 Mei 2018, 09:21 WIB
PSI Beri Tips Cara Hindari Paham Radikalisme dalam Keluarga
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti keterlibatan anak-anak dalam aksi terorisme di Surabaya-Sidoarjo, Jawa Timur. 

Menurut Juru Bicara PSI, Milly Ratudian, ada sejumlah upaya yang bisa dilakukan agar keluarga menjadi benteng pertama dari paparan radikalisme. Salah satunya dengan memelihara interaksi yang baik. 

"Menjaga kuantitas pertemuan dan komunikasi antar anggota keluarga. Ada hal-hal yang tidak bisa digantikan jika hanya berkomunikasi via suara atau digital. Tatapan mata dan ekspresi yang menunjukkan perasaan sebenarnya bisa dirasakan ketika bertemu langsung," kata Milly melalui siaran persnya kepada rilis.id, Kamis (17/5/2018). 

Dengan komunikasi yang intens itu, ujar Milly, maka keluarga bisa saling mendeteksi ketika ada yang aneh dan berbeda dari sebelumnya. Selain itu, ujarnya, saling mengapresiasi dan mengungkapkan perasaan juga penting dilakukan. 

Dia menambahkan, anak yang sejak kecil sudah diperkenalkan terhadap berbagai emosi akan lebih mudah mengungkapkan perasaan. Kemudian, dibiasakan menyampaikan kritik langsung ke orangnya, bukan justru mengumbar di depan orang banyak.

"Menyelesaikan masalah antar anggota keluarga dengan resolusi konflik. Resolusi konflik adalah keterampilan berperilaku yang tepat ketika menghadapi perselisihan," imbuhnya. 

Dia menilai, belajar mengakui kesalahan, menerima kritik dan bertanggung jawab penting untuk ditanamkan sejak dini. Sehingga, lanjut dia, anak itu nantinya tidak akan menghindar bila ada permasalahan. 

"Terakhir, memahami bahwa setiap orang berbeda karakter. Memahami perbedaan karakter membuat kita paham bahwa tidak semua yang kita pikirkan dan rasakan itu sama dengan yang orang lain rasakan. Kita akan toleran, tidak memaksakan kehendak," paparnya. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)