logo rilis
PSI Ajukan Cawapres Jokowi, Golkar: Ingin Curi Perhatian Publik
Kontributor
Nailin In Saroh
27 Maret 2018, 12:22 WIB
PSI Ajukan Cawapres Jokowi, Golkar: Ingin Curi Perhatian Publik
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily. FOTO: RILIS.ID/Taufiq Saifuddin

RILIS.ID, Jakarta— Partai Golkar menyinggung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusulkan beberapa nama calon wakil presiden untuk Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menilai, langkah PSI tersebut untuk mencuri perhatian publik dan mendongkrak elektabilitas.

"Ya itulah cara PSI untuk mencuri perhatian publik. Targetnya ya menaikkan elektabilitas PSI," ujar Ace di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Selain itu, kata Ace, cara tersebut merupakan langkah PSI melakukan sosialisasi sebagai Parpol baru. Bahkan PSI menawarkan daftar kabinet untuk Jokowi di samping ajukan cawapres.

"Itu haknya PSI untuk menawarkan daftar kabinet. PSI sebagai partai politik baru ingin juga menunjukkan ke masyarakat bahwa mereka sudah siap dengan konsep kabinetnya," kata Ace.

Sebelumnya, PSI mengajukan nama cawapres untuk Jokowi, di antaranya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto hingga pengusaha Chairul Tanjung.

Beberapa nama sebagai menteri di periode kedua pemerintahan Jokowi. Beberapa nomenklatur kementerian juga diubah PSI.

Dalam daftar yang diajukan PSI antara lain Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjadi Menteri Pertahanan. Kemudian, ada Ridwan Kamil yang diplot menjadi Menteri Perumahan Rakyat.

Lalu, ada Allissa Qotrunnada Munawaroh Wahid sebagai Menteri Kesetaraan Gender, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak. Berikutnya, ada Najwa Shihab sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)