logo rilis
Prukades Diklaim Berhasil Turunkan Kemiskinan di Gorontalo
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
06 Mei 2018, 03:26 WIB
Prukades Diklaim Berhasil Turunkan Kemiskinan di Gorontalo
Mendes Eko Putro Sandjojo. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Gorontalo— Pemerintah pusat akan terus mendorong potensi yang ada di pedesaan untuk semakin berkembang. Salah satunya di Kabupaten Gorontalo yang memiliki produk unggulan jagung dan kelapa.

Hal itu disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro sandjojo. Menurutnya, Kabupaten gorontalo salah satu daerah yang telah menjalankan Prukades dengan cukup berhasil.

Terdapat dua komoditi yang di fokuskan di Gorontalo, yakni jagung dan kelapa. Untuk jagung telah ditanami dengan luasan 56 ribu hektar yang pada 2017 sudah memproduksi 500 ribu ton. 

"Jadi kalau rata-rata Rp3 ribu perton. Maka, bisa menghasilkan Rp1,5 triliun dari jagung. Belum lagi kelapa yang juga sudah mulai di ekspor ke beberapa negara," katanya.

Eko menambahkan, berjalannya program prukades di Kabupaten Gorontalo telah menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan tingkat angka kemiskinan di gorontalo sebesar 2 persen dari 22 persen menjadi 20 persen.

"Program prukades ini cepat dalam menurunkan kemiskinan, kalau rata-rata kemiskinan didesa masih diatas 10 persen secara nasional," ujar dia

Di gorontalo, tambah dia, dengan dana desa dan prukadesnya bisa menurunkan kemiskinannya turun 2 persen. Kalau konsisten 2 persen tiap tahunnya, mungkin 5 tahun lagi angka kemiskinan di Gorontalo akan semakin kecil.

Model prukades, kata Eko, akan mendatangkan dunia usaha ke desa karena desa telah memiliki skala ekonomi yang besar. Selain itu juga akan menciptakan lapangan pekerjaan karena terbangunnya industri produksi di desa.

"Dengan prukades ini dunia usaha akan melakukan investasi di pengolahan gula semut dengan melibatkan masyarakat dan investasi lainnya yang bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan memberikan lapangan pekerjaan dengan adanya industri produksi kelapa di Gorontalo."
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)