logo rilis

Protes Kenaikkan BBM, KAMMI Gelar Unjuk Rasa di DPRD Kalsel
Kontributor
Elvi R
06 Juli 2018, 14:19 WIB
Protes Kenaikkan BBM, KAMMI Gelar Unjuk Rasa di DPRD Kalsel
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Banjarmasin— Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Kalimantan Selatan unjuk rasa di depan kantor DPRD provinsi setempat. Mereka menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini.

Aksi mahasiswa yang digelar di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin itu menuntut agar wakil rakyat provinsi tersebut memperjuangkan aspirasi yang meminta pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Terlebih dalam kondisi perekonomian yang belum menggembirakan.

Namun, saat kedatangan massa KAMMI yang berjumlah sepuluh orang itu, semua pimpinan/anggota DPRD Kalsel tidak berada di tempat karena sedang tugas ke luar daerah sejak 4 Juli lalu.

Tuntutan lain, mereka mendesak pemerintah untuk dapat menjamin ketersediaan Premium dan Pertalite, yang merupakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada seluruh Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) hingga pelosok daerah di Indonesia.

Mereka juga menuntut pemerintah untuk segera menstabilkan harga kebutuhan pokok rakyat dan mengembalikan stabilitas nilai rupiah di mata uang Dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, saat menerima pengunjuk rasa tersebut, Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Kalsel Drs Muhammad Jaini MAP menyatakan, akan menyampaikan aspirasi mereka kepada alat kelengkapan dewan (AKD) yang membidangi.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel Supian dalam pesan singkatnya menyatakan, akan menampung semua aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjuti sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Dalam berunjukrasa itu massa KAMMI membawa sejumlah poster bertuliskan antara lain "harga bbm naik rakyat menjerit" dan "rupiah anjlok jujuran larang" serta "bbm naik rupiah anjlok".
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)