logo rilis
Projo Tuduh PKS dan Gerindra di Balik Aksi #2019GantiPresiden
Kontributor
Tari Oktaviani
05 Mei 2018, 13:45 WIB
Projo Tuduh PKS dan Gerindra di Balik Aksi #2019GantiPresiden
Relawan Projo

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Republik Projo Nur Sukarno menilai ada niat terorganisir dalam tagar #2019GantiPresiden. Bahkan, tak tanggung-tanggung ia menyebut tagar tersebut diorganisir oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.

"Kita harus pahami tagar dipakai untuk berikan pesan kepada masyarakat baik di medsos dan masyarakat umumnya. Kalau lihat definisi seperti itu memang ada pesan yg mau ditimbulkan dan ini teroganisir oleh PKS dan Gerindra," katanya dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Pria yang kerap dipanggil cak Nur ini pun mencoba membandingkan dengan hastag lainnya yang mendukung Jokowi untuk dua periode kepresidenan. Menurutnya, hastag yang dipakai pihaknya bervariasi dan tampak terlihat tidak diorganisir. Sehingga ia yakin hastag pro jokowi lah yang memang betul-betul sebagai bentuk demokrasi.

"Yang 2019 tetap Jokowi itu bervariasi ada yang #2019tetapkerja, #diasibukkerja, #jkw24. Jadi lihat fenomena itu bagi kami tidak dikondisikan tapi kalau sebelah nggak tau karena hastagnya sama dan itu digaungkan terus," pandangnya.

Sementara itu, relawan hastag #2019gantipresiden, Mustofa Nahrawardaya membantah bahwa hastagnya diorganisir beberapa partai. Ia mengatakan, setiap pendukung siapapun calon presidennya bisa melakukan hal yang sama yakni dengan mengerahkan buzzer.

"Nggak bisa katakan satu pihak itu kan kerahkan buzzer dari PKS atau Gerindra. lah memang mereka sendiri nggak bisa (kerahkan buzzer)," katanya menimpali.

Sebelumnya, hastag #2019GantiPresiden mulai ramai di dunia maya. Bahkan hastag tersebut semakin menggaung saat sekelompok orang memakai kaus bertuliskan tersebut di suatu car free day di Jakarta. Sayangnya, belakangan ditemukan kasus intimidasi terhadap kelompok pendukung Jokowi.
 

Editor: Sukardjito


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)