logo rilis

Program Padat Karya Tunai Jangkau Sabang sampai Merauke
Kontributor
Kurnia Syahdan
15 April 2018, 11:30 WIB
Program Padat Karya Tunai Jangkau Sabang sampai Merauke
FOTO: HUMAS KEMEN PUPR.

RILIS.ID, Jakarta— Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjangkau seluruh wilayah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. 

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Program PKT meliputi perbaikan dan pembuatan saluran irigasi kecil, pemeliharaan jalan, pembangunan rumah khusus dan rumah swadaya, serta pembangunan jalan produksi, jalan lingkungan dan drainase. 

"Melalui program tersebut diharapkan menambah penghasilan masyarakat dan meningkatkan perputaran uang di daerah," katanya melalui siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Salah satu lokasi yang ditinjau Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah PKT jalan lingkungan, yang merupakan bagian dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kampung Kokoda, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Jumat (13/4/18) lalu.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi menitipkan pesan agar Program Padat Karya Tunai ini juga bisa didanai APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota.

"Karena bisa membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya," kata Presiden Jokowi. 

PKT Kotaku yang ditinjau berupa pembangunan jalan akses sepanjang 75 meter dan pembangunan saluran drainase sepanjang 150 meter, yang dilakukan sendiri oleh warga Kampung Kokoda sebagai suku asli di Kota Sorong .

Sementara jumlah masyarakat setempat yang menjadi pekerja sebanyak 28 hingga 30 orang. 

Upah tukang sebesar Rp150 ribu/hari dan pembantu tukang sebesar Rp100 ribu/hari selama 50 hari dengan anggaran Rp133 juta.

Untuk PKT Kotaku di Papua Barat, dilaksanakan di Kabupaten Sorong sebanyak 7 lokasi dan Manokwari dengan 3 titik lokasi dengan anggaran Rp5 miliar. Masing-masing lokasi dikerjakan selama 90 hari. 

Selain itu juga terdapat PKT irigasi kecil di 3 Kabupaten yakni Manokwari, Manokwari Selatan dan Sorong yang berada  di 50 lokasi dengan anggaran Rp25 miliar dikerjakan selama 50 hari. 

Kemudian, PKT rumah khusus yang dikerjakan di Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari, Fak-fak dan Kaimana dengan total  250 rumah. 

Biaya pembangunan sebesar Rp56,9 miliar dengan dana padat karya didalamnya sebesar Rp5,2 miliar. 

Jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 750 orang.

Pemeliharaan jalan nasional berupa pembersihan drainase dan pembersihan bahu jalan juga dilakukan secara padat karya. 

PKT pemeliharaan jalan, dilakukan di ruas jalan Kabupaten Monokwari, Sorong, Maybrat, Bintuni, Fakfak yang memiliki panjang 575 kilometer.
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)