logo rilis

Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab
Kontributor

16 Mei 2018, 19:30 WIB
Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo mengizinkan pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab). Bahkan, pembentukannya disebut tak perlu alas hukum.

"Tidak perlu menunggu Revisi UU Antiterorisme (disahkan). Pasukan itu sudah disiapkan, tidak perlu payung hukum," ujar Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Koopssusgab pun kembali diresmikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, usai mengantongi restu Presiden. Tim antiteror tersebut merupakan gabungan tiga matra TNI. Yakni, pasukan Sat-81 Kopassus, Detasemen Jalamangkara, serta Satbravo 90 Kopaskhas.

"Tugasnya seperti apa, akan dikomunikasikan antara Kapolri dengan Panglima TNI," tambah Moeldoko. Koopssusgab berada di bawah komando Panglima Hadi.

Kata politisi Partai Hanura itu, operasi Koopssusgab dijalankan untuk preventif, agar masyarakat merasa tenang. Sebab, menurutnya, sekarang terjadi hukum alam, aksi berbalas reaksi.

"Begitu teroris melakukan aksi, kita beraksi. Kita melakukan aksi, mereka bereaksi," dalihnya.

Karenanya, masyarakat diimbau tak merasa khawatir berlebihan. Disarankan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang. "Percayakan penuh kepada instrumen keamanan," pungkas mantan Panglima TNI ini.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)