logo rilis
Presiden Dorong Program Padat Karya Tunai di Daerah
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
14 April 2018, 16:36 WIB
Presiden Dorong Program Padat Karya Tunai di Daerah
Presiden Joko Widodo. FOTO: Sekretariat Kabinet RI

RILIS.ID, Sorong— Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar pemerintah pusat dan daerah memperbanyak program padat karya tunai. Hal ini dinilai dapat agar membuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya di masyarakat.

“Saya tadi pesan ke Pak Gubernur, kalau bisa yang dari APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota itu juga bisa dilaksanakan sebagian dengan padat karya,” kata Jokowi ketika melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat, kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi meninjau program padat karya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, berupa pembangunan jalan lingkungan di Kampung Kokoda, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong.

Di tingkat pusat, Presiden juga telah menginstruksikan kementerian-kementerian untuk memperbanyak pelaksanaan program padat karya tunai di daerah.

"Seluruh kementerian juga saya perintahkan agar memperbanyak padat karya tunai, baik di Kementerian Desa, Perhubungan, dan BUMN," tuturnya.

Pembangunan jalan lingkungan di sana mempekerjakan warga setempat sebanyak 30 orang. Selama menjalankan pekerjaan pembangunan tersebut, mereka menerima upah sebesar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per harinya.

Jalan lingkungan yang merupakan kelanjutan dari pembangunan jalan akses sepanjang 150 meter pada tahun 2017 lalu itu rencananya akan dibangun sepanjang 75 meter dan dilengkapi oleh saluran drainase sepanjang 150 meter. 

Nilai anggaran untuk pembangunan kali ini adalah sebesar Rp133 juta. Presiden Joko Widodo juga telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk turut memperbaiki rumah-rumah di wilayah setempat. 

Berdasarkan informasi, saat ini terdapat 84 unit rumah yang akan dilakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Tadi kalau jalannya sudah jadi, 2-3 bulan selesai, saya perintahkan ke Pak Menteri untuk juga memperbaiki rumah-rumah yang ada di sini sehingga menjadi rumah sehat yang layak huni," ucapnya.

Turut mendampingi Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.
 


500
komentar (0)