logo rilis

Prabowo Disarankan Segera Deklarasi, jika Tidak...
Kontributor
Nailin In Saroh
03 April 2018, 21:46 WIB
Prabowo Disarankan Segera Deklarasi, jika Tidak...
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto (tengah). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, disarankan segera mendeklarasikan pencalonannya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Jika tidak, diprediksi bakal ditinggal partai koalisi.

"Kalau terlalu lama, maka menyebabkan spekulasi poros ketiga. Akhirnya, ada parpol yang memberikan dukungan ke capres yang lebih serius," ujar Direktur Eksekutif IndoBarometer, M Qodari, di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Apalagi, imbuhnya mengingatkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai koalisi sejak 2014 sudah memberi "lampu hijau" bagi kandidat selain Prabowo. "PKS berkepentingan supaya wakilnya bisa jadi cawapres. Kalau dia enggak tegas, wakil ini bisa lari ke yang lain," jelasnya.

Baca: Sekjen Gerindra: Pak Prabowo Deklarasi Capres pada 11 April

Di sisi lain, Qodari berpandangan, lambatnya Prabowo mengumumkan kesiapannya maju pada pilres lantaran sibuk konsolidasi terkait pendamping. "Karena soal wakil ini krusial," tegasnya.

Menurutnya, ada banyak harapan dari figur wakil tersebut. Dukungan partai dab elektabilitas, misalnya. "Makanya, ada nama Anies, Gatot. Bahkan, Pak Hasyim katakan, wakil harus juga soal urusan logistik. Mungkin belum ketemu figur yang ideal untuk dijadikan wakil," terang dia.

Selain itu, lanjutnya, soal wakil Prabowo masih menjadi pertentangan. "Yang satu mau mewakili umat, yang satu mau wakili partai. Yang lain bilang, harus punya logistik," tuntas Qodari.

Baca: Demokrat: Pembentukan Poros Ketiga untuk Perbaiki Bangsa

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)