logo rilis
Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Donald Trump
Kontributor
Nailin In Saroh
03 April 2018, 15:51 WIB
Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Donald Trump
Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Kritik kontroversial yang disampaikan Prabowo Subianto tengah menjadi sorotan. Pascamenyebut Indonesia akan bubar tahun 2030, Prabowo kembali melontarkan pernyataan dengan menyindir elite politik yang dianggapnya goblok dan bermental maling.

Pengamat politik M Qodari menilai, apa yang dilakukan Prabowo bukan menurunkan elektabilitas karena bisa disebut 'tukang kritik', justru Prabowo bakal melejit seperti Donald Trump pada Pilpres AS 2016 lalu.

"Kalau Prabowo itu sedang menjalankan strategi Donald Trump di tahun 2016 dalam Pilpres Amerika Serikat," ujar Qodari di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Strategi Donald Trump, lanjutnya, mempertentangkan kalangan menengah dan kalangan atas. Merujuk persoalan kesenjangan dengan menyampaikan rasa takut, bahwa Amerika Serikat tengah di bawah ancaman asing dan aseng. 

"Kalau Donald Trump katakan di bawah ancaman Cina, awas ancaman Islam, awas ancaman tenaga imigran Meksiko. Sebetulnya ini agak mirip. Jadi yang disebarkan adalah pesimisme, kemudian ketakutan," jelas Qodari.

Direktur Eksekutif Indo Barometer ini menambahkan, ternyata di Amerika Serikat pesimisme dan ketakutan itu dibeli oleh rakyat AS sehingga mereka memilih Donald Trump. 

Jika dikembangkan dan mempengaruhi mayoritas masyarakat Indonesia, Qodari menuturkan, kecenderungan akan memilih Prabowo bukan Jokowi.

"Prabowo mengatakan bahwa Indonesia sekarang ini dan ke depan tidak akan baik kalau bukan saya yang jadi pemimpin. Itu pesannya," tandasnya.

Editor: Taufiqurrohman


500
komentar (0)