logo rilis
PPP Usulkan RUU Anti-LGBT
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
23 Desember 2017, 23:33 WIB
PPP Usulkan RUU Anti-LGBT
Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati. FOTO Humas DPR.

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mewakili Fraksi PPP telah mengusulkan RUU Anti-LGBT sebagai RUU inisiatif DPR. Sebab, putusan MK kemarin mengisyaratkan perlunya perumusan norma di UU.

"Putusan tersebut, bukan berarti MK melegalkan perbuatan LGBT, namun MK menyerahkan perumusan norma soal LGBT ke pembuat Undang-Undang (law maker) yakni DPR dan pemerintah," kata Reni pada Minggu (24/12/2017).

Karena itu, Fraksi PPP DPR RI meminta anggotanya membahas perubahan UU KUHP untuk terus memperjuangkan, dan memasukkan norma ketentuan LGBT dalam UU KUHP sebagai perluasan makna dari tindak pidana perzinaan

PPP juga akan melakukan komunikasi politik secara intensif khususnya dengan pemerintah. Sebagai bagian dari partai koalisi, pihaknya tentu mendorong perlunya memasukkan LGBT menjadi bagian dari tindak pidana.

"Ini sebagai konsekuensi dari perluasan makna atas tindak pidana zina. Terkait dengan LGBT ini, kami juga telah mengusulkan RUU Anti-LGBT sebagai RUU inisiatif fraksi," tambahnya.

Bagi Reni, upaya ini semata-mata dimaksud untuk tidak mengabaikan aspirasi dari masyarakat serta mewujudkan citra hukum Indonesia yang sarat dengan nilai agama sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.

Ketua Fraksi PPP ini menegaskan, perjuangan ini pernah dilakukan ketika perumusan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan puluhan tahun silam. Di mana, perkawinan bisa disebut sah jika sesuai dengan agama yang dianut.

"Komitmen politik amar ma'ruh nahi munkar PPP tidak pernah surut dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena PPP senantiasa bersama rakyat dan ulama sebagai pilar utama partai ini," tutup dia. 


#LGBT
#PPP
#Putusan MK
#Reni Marlinawati
#Komisi X DPR
komentar (0)