logo rilis

PPP Tak Percaya Elektabilitas Jokowi Merosot di Survei INES 
Kontributor
Nailin In Saroh
07 Mei 2018, 18:35 WIB
PPP Tak Percaya Elektabilitas Jokowi Merosot di Survei INES 
Sekjen PPP Arsul Sani. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, — Sekjen PPP Arsul Sani mengaku, tak mau mempercayai hasil survei yang merilis elektabilitas kandidat pada Pilpres 2019 nanti. Hal itu menaggapi hasil survei yang menyebutkan elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli Joko Widodo oleh lembaga survei Indonesian Network Election Survei (INES).

"Kalau koalisi ini umumnya kan sama, memperlakukan survei itu bukan sesuatu untuk diimani gitu loh. Dilihat-lihat saja. Kalau malah survei itu enggak begitu bagus itu justru dijadikan pelecut untuk bekerja lebih baik," ujar Asrul di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Arsul membeberkan alasannya tidak ingin menyikapi hasil survei INES secara serius. Menurutnya, lembaga itu bukanlah konsultan politik justru lebih menjurus bisnis.

"Kalau lembaga bisnis saya enggak usah sebut tapi temen-temen tau lah kira-kira lembaga mana lah yang suka lakukan seperti itu. Itu kan lebih independen, dia tidak ada kepentingan politik siapa yang mau jadi presiden, mau Pak Jokowi atau pergantian," katanya.

Ia menilai, survei INES berbeda dari lembaga lain yang pernah merilis hasil surveinya. Arsul pun menerima temuan tersebut.

"Yang berbeda itu kan INES. Saya terima tapi saya enggak etis lah sebut ada lembaga yang mereka lakukan tidak mengontrak lembaga tertentu bahkan membuat tim sendiri," tukasnya.

Karenanya, kata Arsul, lebih baik diungkap siapa yang mendanai lembaga survei tersebut karena diduga merupakan kepentingan kelompok. "Mestinya harusnya begitu kalau di Amerika kan gitu siapa founding survei itu," tandas Arsul.

Sebagai informasi, lembaga survei INES telah merilis hasil penelitian terbaru yang dilakukan pada 12-28 April 2018. Hasilnya, Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan memperoleh 26,2 persen mengalahkan PDIP di posisi kedua dengan 14,3 persen. 

Untuk calon presiden, jika menggunakan Top Of Mind nama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengalahkan Joko Widodo. Prabowo mendapatkan 50,2 persen, sedangkan Jokowi 27,7 persen.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)