logo rilis

PPP Nilai Cawapres Jokowi Tak Perlu Diaudisi
Kontributor
Nailin In Saroh
04 April 2018, 17:44 WIB
PPP Nilai Cawapres Jokowi Tak Perlu Diaudisi
Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Baidowi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achamd Baidowi menilai, tak perlu membuka audisi untuk penjaringan calon wakil presiden pendamping Joko Widodo. Sebab, keputusan akhir ujungnya berada di Jokowi sendiri.

"Enggak perlu audisi-audisian karena itu akan buat riuh. Nanti yang terpenting Jokowinya mau nya siapa," ujar Baidowi kepada rilis.id di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Menurut Baidowi, audisi akan percuma jika nanti sosok cawapres tersebut tak sesuai selera Jokowi.

"Audisi menang tapi ternyata Pak Jokowi enggak berkenan mau apa? Jokowi jangan dipaksa-paksa," tegas Legislator asal Jawa Timur itu.

Lagipula, kata Baidowi, partai tengah serius menggodok cawapres yang akan diumumkan usai Pilkada 2018.

"Kita serius setelah pilkada. Kalau sekedar ketemu informal kita dengan PDIP sering ketemu dan sepakat cawapres dibahas setelah pilkada. Menuju pilkada proses politik terus berjalan. Bukan berarti menutup pembicaraan, tapi pembahasan setelah pilkada selesai," jelas pria yang akrab disapa Awiek ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan diberlakukannya tahap penjaringan dan seleksi serta nominasi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Kami berharap memasuki bulan April ini sudah ada pembicaraan yang cukup serius di antara sesama partai politik pendukung Pak Jokowi terkait persiapan penetapan cawapres, setidaknya sudah ada kesepakatan tentang mekanisme penetapan, tentu dengan melibatkan Pak Jokowi di dalamnya sebagai capres. Mungkin perlu dipertimbangkan adanya tahap penjaringan dan tahap seleksi serta nominasi calon," ujar Doli di Jakarta, Selasa (3/4).

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)