logo rilis
PPP Kutuk Pelibatan Anak-anak dalam Teror Bom
Kontributor
Nailin In Saroh
14 Mei 2018, 13:27 WIB
PPP Kutuk Pelibatan Anak-anak dalam Teror Bom
Muhammad Romahurmuziy dan yaqut cholil qoumas. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— PPP kembali mengutuk aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya pagi ini, Senin (14/5/2018). Ketua PPP Romahurmuziy menyatakan, pelaku dan dalang dari aksi teror itu sangatlah biadab, antikemanusiaan, dan antiKetuhanan. 

"PPP juga mengutuk pelibatan anak-anak di bawah 18 tahun dalam aksi-aksi kekerasan tersebut," ujar Romahurmuziy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Romy, panggilan akrabnya, menegaskan pelibatan anak-anak ini jelas-jelas melanggar perintah agama dan Konvensi PBB tentang hak-hak anak, dan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

PPP, lanjut Romy, mendukung sepenuhnya pernyataan Presiden tentang perlu segera diselesaikannya RUU Terorisme yang telah memakan waktu 26 bulan sejak disampaikan Pemerintah ke DPR pada Februari 2016.

"Segala bentuk perbedaan definisi terorisme, pelibatan TNI dan kewenangan Polri, tindakan pre-emptive dalam rangka menangani terorisme, agar segera dilakukan rekonsiliasi pandangan secara marathon di awal masa sidang ini," tegas Romy.

PPP juga menginstruksikan kepada fraksi di DPR untuk mengambil langkah-langkah yang memastikan RUU Terorisme segera diselesaikan pada masa sidang yang dimulai 18 Mei ini dan tuntas sebelum lebaran Idul Fitri 1439 H.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)