logo rilis

PPP Kecam Kampanye Negatif, Katanya Tak Sesuai Ajaran Agama
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
22 Oktober 2018, 18:15 WIB
PPP Kecam Kampanye Negatif, Katanya Tak Sesuai Ajaran Agama
Ketum PPP, Muhammad Romahurmuziy. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Bandung— Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, mengecam pihak-pihak yang melakukan kampanye negatif pada masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut dia, hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama, khususnya agama Islam.

"Kami Partai Persatuan Pembangunan menegaskan kampanye yang kita lakukan 100 persen positif tidak ada kampanye negatif, dan kita mengecam pihak-pihak apalagi pimpinan partai politik yang mendorong dilakukannya kampanye negatif," kata Romahurmuziy seperti dilansir Antara pada Senin (22/10/2018).

Menurut dia, setiap agama khususnya Islam, tidak pernah mengajarkan hal-hal atau propaganda negatif.

"Itu tidak diperbolehkan karena kan, kamu tanya negatif itu kan berarti menjelekkan lawan menjatuhkan dan kemudian kalau itu ditambahkan lagi negatifnya itu dengan bumbu hoaks dan fitnah. Sempurna sudah kerusakan yang ada," ucapnya.

Padahal, lanjut Rommy, pesta demokrasi lima tahunan ini semestinya menjadi ajang yang menyenangkan dan menggembirakan bukan ajang yang mengintimidasi dan saling menjatuhkan.

"Sehingga masyarakat menjadi tahu mana kampanye yang baik itu. Mari kita sama-sama didik masyarakat untuk melihat pemilu itu sebagai ajang perlombaan yang beradab, mari kita sama-sama budayakan kampanye positif," tuturnya.

Pihaknya juga akan mengintruksikan seluruh anggota PPP untuk tidak melakukan kampanye negatif, bukan mencari-cari kesalahan dari pasangan lain.

"Saya intruksikan kepada seluruh caleg PPP tentang apa yang perlu dibekalkan dalam rangka mengampanyekan secara positif keberhasilan pemerintahan Pak Joko Widodo untuk menjadi bekal kepada masyarakat nantinya," kata dia.

Sejalan dengan Romy, Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga situasi dan kondisi politik selama masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

Salah satunya, menurut Tim Informasi dan Publikasi TKN Jokowi-Amin, Dwi Badarmanto, pihaknya akan tetap melakukan kampanye yang positif dan inspiratif bagi masyarakat.

"Kami tidak melakukan kampanye negatif, apalagi kampanye hitam," kata Dwi.

Politisi Partai Perindo itu mengatakan, kampanye positif itu adalah dengan menyampaikan capaian-capaian pemerintahan Jokowi selama memimpin di periode pertama.

Termasuk, menurut dia, program-program yang akan dilakukan Jokowi untuk periode kedua nanti. "Banyak prestasi dan kinerja Jokowi yang sudah dilakukan. Ini yang harus disampaikan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Dwi, kampanye positif yang akan dijalankan itu juga berupa kampanye yang menggembirakan bagi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengutamakan sisi-sisi kreatif dalam setiap kampanyenya tersebut.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)