logo rilis

PPP Beri 5 Syarat untuk Cawapres Jokowi, Apa Kriterianya?  
Kontributor
Nailin In Saroh
04 April 2018, 19:02 WIB
PPP Beri 5 Syarat untuk Cawapres Jokowi, Apa Kriterianya?  
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafdiz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, mengungkapkan partainya belum memutuskan sosok calon wakil presiden yang akan diajukan sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Termasuk majunya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy).

"Belum. Cuma suara-suara di bawah hanya sebatas omongan. Belum ada keputusan itu (Romy), baru sebatas memberikan kriteria," ujar Baidowi kepada rilis.id di Jakarta, Rabu (4/4/42018).

Adapun lima kriteria yang diusulkan PPP untuk menjadi cawapres Jokowi. Pertama, kata dia, mampu membendung isu SARA sekaligus memperkuat pembangunan koalisi kebangsaan. "Maka cawapres harus dari kalangan santri," sebutnya.

Kedua, lanjutnya, Cawapres Jokowi harus diterima anak muda karena ceruk pemilih millenial ada sebanyak 39 persen pada Pemilu 2019.

Ketiga, berkualitas dan memiliki kemampuan di bidang ekonomi. Sebab, bidang itu akan menjadi ranah cawapres. 

"Keempat, berintegritas. Tidak ada persoalan hukum, dan tidak cacat moral," ungkapnya.

Kelima, memiliki chemistry dengan Jokowi. "Kriteria itu siapa ya silakan Pak Jokowi menilai," tandas Awiek.

Sebelumnya, Parpol pendukung Jokowi sempat akan membuat tim penjaringan cawapres bagi Jokowi. Bahkan Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan diberlakukannya tahap penjaringan dan seleksi serta nominasi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Kami berharap memasuki bulan April ini sudah ada pembicaraan yang cukup serius di antara sesama partai politik pendukung Pak Jokowi terkait persiapan penetapan cawapres, setidaknya sudah ada kesepakatan tentang mekanisme penetapan, tentu dengan melibatkan Pak Jokowi di dalamnya sebagai capres. Mungkin perlu dipertimbangkan adanya tahap penjaringan dan tahap seleksi serta nominasi calon," ujar Doli di Jakarta, Selasa (3/4).

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)