logo rilis

Poros Ketiga Menguat, Pengamat: Gatot Bisa Jadi Capres 
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
09 Agustus 2018, 16:45 WIB
Poros Ketiga Menguat, Pengamat: Gatot Bisa Jadi Capres 
Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia, Said Salahudin. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yamin

RILIS.ID, Jakarta— Poros ketiga dinilai akan muncul, bila dua partai politik di koalisi pendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tidak menemukan kesepakatan terkait cawapres. 

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, menyebut dua partai itu adalah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

"PKS dan PAN tentu harus mencari mitra baru. Peluangnya ada pada PKB. Dengan modal 47 kursi DPR, PKB bisa menambah kekurangan kursi PKS dan PAN," katanya kepada rilis.id, Kamis (9/8/2018).

Said mengatakan, PKB akan tetap bisa mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bila bersedia bergabung di poros ketiga. 

Untuk capresnya, ujar dia, koalisi partai-partai politik berbasis massa Islam itu bisa mengusung mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo. 

"Mungkin saja Gatot Nurmantyo capres. Gatot selama ini dikenal cukup dekat dengan kelompok ulama semisal GNPFU. Kedekatan itulah yang bisa menjadi jembatan bagi Gatot untuk bisa diterima oleh PKS," ujarnya. 

Gatot, lanjut Said, juga bisa diterima oleh PAN lantaran paling sering disebut-sebut oleh ketua umumnya, Zulkifli Hasan. 
Apalagi, Zulhas dan Gatot juga sudah sering melakukan sejumlah pertemuan. 

"Bagi PKS dan PAN, mungkin saja Gatot dipandang sebagai tokoh yang paling mendekati figur Habib Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad dalam konteks pergaulannya di lingkungan kelompok Islam," ungkap Said. 

"Oleh sebab itu, peluang poros ketiga bentukan PKS PAN, dan PKB dalam skenario ini bisa saja mengusulkan Gatot dan Cak Imin sebagai pasangan capres-cawapres mereka," pungkasnya.
 

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID