logo rilis
Polusi Udara di Cina Capai Tingkat Membahayakan
Kontributor
Syahrain F.
28 Maret 2018, 19:49 WIB
Polusi Udara di Cina Capai Tingkat Membahayakan
Pemandangan sejumlah gedung selama kabut di Beijing, hari ini (28/3/2018). Observatorium kota Beijing mengeluarkan peringatan warna biru atas cuaca buruk. FOTO: Anadolu Agency/Fuat Kabakç? 

RILIS.ID, Beijing— Akibat polusi udara dan kabut asap yang memburuk, otoritas Cina mengeluarkan peringatan warna biru di ibu kota Beijing, Rabu (28/3/2018).

Badan Meteorologi Beijing memberikan peringatan warna biru akibat polusi udara yang mencapai tingkat berbahaya yang disebabkan oleh partikel PM2.5 dan PM10.

Otoritas memberi peringatan terkait udara kotor kepada masyarakat agar tidak keluar rumah kecuali jika ada hal darurat.

Warga Beijing juga diminta memakai masker ketika bepergian keluar.

Pusat Pengawasan Kota Beijing mengumumkan, diperkirakan akan terjadi badai pasir dari arah Mongolia yang akan berlangsung selama sehari di Beijing.

Pencemaran udara yang disebabkan sektor industri membuat polusi udara dan kabut polusi di Cina kian parah. Untuk itu, pemerintah setempat mengeluarkan peringatan mengenai ancaman bahaya kabut asap dan polusi udara yang mengancam keselamatan seluruh rakyat Cina.

Pembangunan dan industrialisasi yang cepat membuat banyak kota metropolitan di Cina menjadi salah satu negara yang udaranya paling kotor di dunia. 

Sejak 2014 Cina berusaha mengatasi pencemaran lingkungan dan udara. Hampir sekitar 1,6 juta warganya pun tewas setiap tahun karena penyakit jantung dan paru-paru yang disebabkan oleh polusi udara. 

Sistem peringatan polusi udara di Cina terdiri dari empat fase. 

Bertutur-turut warna biru, kuning, oranye dan merah telah mengindikasikan tingkat polusi udara di Cina. 

Sumber: Anadolu Agency


500
komentar (0)