logo rilis

Polri-Jasa Marga Perketat Pengawasan JPO
Kontributor

10 Juni 2018, 01:00 WIB
Polri-Jasa Marga Perketat Pengawasan JPO
Jalan Tol

RILIS.ID, Jakarta— Jasa Marga dan Kepolisian Republik Indonesia mengantisipasi terulangnya pelemparan di jembatan penyebrangan orang (JPO) di sekitaran ruas tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu yang menyebabkan korban jiwa.

"Untuk mengantisipasi aksi serupa, Jasa Marga sebagai pengelola tol dan Kepolisian khususnya dari Polda Metro Jaya telah melakukan koordinasi untuk melakukan lagkah-langkah yang dibutuhkan demi menghindari kejadian terulang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setyadi di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018).

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman, menjelaskan koordinasi itu berupa kerja sama dalam pengamanan wilayah JPO yang dianggap rawan, di mana pihak kepolisian menempatkan sedikitnya dua personel untuk menjaga dengan ketat selama 24 jam.

"Sementara kami dari segi infrastrukturnya," kata Raddy di lokasi yang sama.

Untuk mengantisipasi aksi tidak terpuji tersebut, pihak Jasa Marga tol Jakarta-Cikampek mereposisi beberapa dari 146 "closed circuit television" (CCTV) di sekitaran JPO yang selama ini fokus pada ruas jalan, menjadi memungkinkan untuk menjangkau bagian atas JPO tersebut.

Selanjutnya Jasa Marga tol Jakarta-Cikampek juga akan menertibkan spanduk-spanduk yang terpasang di pagar JPO dan menambah tingkat penerangan di sekitar ruas tol agar bisa juga memperlihatkan kegiatan di atas JPO itu sendiri.

"Harapannya ketika semua telah dilakukan, bisa terpantau semua kegiatan di JPO dan dapat mengantisipasi dengan cepat setiap kegiatan yang membahayakan dan memperoleh alat bukti jika terjadi sesuatu yang membahayakan," ujar Raddy.

Sebelumnya, telah terjadi teror pelemparan batu di KM 6+300 Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Selasa (5/6) sekitar pukul 04.00 WIB dan menewaskan seorang penumpang mobil Toyota Cayla G-8696-ZP.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)