logo rilis

Polri Diminta Lakukan Percepatan Pelayanan Publik
Kontributor
Tio Pirnando
26 Maret 2018, 20:29 WIB
 Polri Diminta Lakukan Percepatan Pelayanan Publik
Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa (tengah), saat peresmian Samsat Digital dan Pembayaran Nontunai di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/3/2018). FOTO: Humas Kemenpan-RB

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) berharap, Polri terus mempercepat peningkatan kualitas pelayanan pubik. Caranya, menjadikan pelayanan publik sebagai produk kreativitas hasil pembelajaran dan inovasi berkelanjutan.

"Saya sangat berharap, apa yang dilakukan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Bank DKI ini, terus dikembangkan dan direplikasi oleh pemerintah provinsi lain," ujar Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa, saat peresmian "Samsat Digital dan Pembayaran Nontunai" di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Kemenpan-RB pun menyarankan Polri melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Di antaranya, menciptakan inovasi merata di seluruh jajarannya.

Lalu, menerapkan one agency one innovation. Bisa juga mereplikasi inovasi pelayanan publik instansi lain. "Bukan tidak mungkin, inovasi yang lebih hebat akan lahir dari hasil belajar inovasi yang ditiru," ucapnya yakin.

Meski begitu, Diah mengakui, banyak pembenahan struktural dan kultural oleh Korps Bhayangkara pascaterbitnya Undang-Undang Polri. Contohnya, melakukan penyempurnaan kelembagaan, sistem dan prosedur. "Serta sistem pembinaan SDM untuk mewujudkan insan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya," paparnya.

Dari sisi kultural, menurut Diah, Polri terus mengupayakannya reformasi birokrasi berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan, Polri dianggap menjadi trendsetter kemajuan dalam kerangka reformasi birokrasi.

"Namun, hal ini jangan membuat Polri lantas berpuas diri. Tetapi, harus terus mengikuti tren dan ekspektasi masyarakat yang berkembang sangat dinamis," tutupnya, sebagaimana siaran pers yang diterima rilis.id, beberapa saat lalu.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)