logo rilis
Politisi PKB Gandeng Seniman Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
Kontributor
Eroby JF
04 April 2018, 18:52 WIB
Politisi PKB Gandeng Seniman Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
anggota MPR RI Mohammad Toha dari Fraksi PKB (tengah) saat melakukan sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan bersama para seniman se-Sukoharjo, Rabu (4/4/2018). FOTO: Dok Pribadi

RILIS.ID, Sukoharjo— Berbagai upaya dilakukan untuk lebih membumikan Empat Pilar Kebangsaan untuk seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya, melalui sarana seni atau seniman. Setidaknya demikian yang dilakukan anggota MPR RI Mohammad Toha dari Fraksi PKB.

"Ini kali pertama kita libatkan seniman untuk ikut mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, tentang Pancasila, UUD 1945, Bineka Tunggal Ika, dan NKRI. Karena mereka bisa menyampaikan dengan bahasa yang santai, jenaka tapi mengena dan mudah dipahami," ungkap Toha saat menyampaikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para seniman Sukoharjo yang tergabung dalam Gabungan Artis Seniman Sukoharjo (Ganas ), Rabu (4/4/2018).

Toha berharap dengan melibatman seniman, maka penyebarluasan nilai-nilai Empat Pilar bisa semakin dipahami, dan kian meluas. Terlebih di Sukoharjo sebagai salah satu gudang seniman diharapkan bisa menjadi sarana efektif untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI.

Susilo, Ketua Ganas, mengaku bangga bisa terlibat dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh MPRRI.

"Ganas utamanya terbentuk beraksi bakti sosial yang non-politik. Kalau untuk mendukung sosialisasi Pancasila, NKRI, Bineka Tunggal Ika dan UUD 1945 kami siap," tandas Susilo.

Ke depan, dalam setiap pentas, para seniman bisa menyisipkan nilai Pancasila dan semangat NKRI. Baik itu seniman penyanyi, pembawa acara, pemain ketoprak, dalang maupun seni lainnya.

Dijelaskan Susilo, Ganas memiliki anggota 100-an seluruh seniman Sukoharjo dari berbagai bidang, termasuk pendukung seniman. Di awal terbentuk untuk menggalang dana untuk kegiatan sosial di 2008. Dan sampai saat ini bisa bertahan dan konsisten menggelar aksi sosial, melalui penggalangan dana.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)