logo rilis
Politisi PDIP Yakin RUU Terorisme Disahkan
Kontributor
Tari Oktaviani
15 Mei 2018, 08:57 WIB
Politisi PDIP Yakin RUU Terorisme Disahkan
Terorisme, Teroris, bom, bunuhdiri. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Melihat maraknya aksi teror bom di Jawa Timur, Politisi PDIP, Arteria Dahlan, mengatakan, sepatutnya RUU Terorisme disahkan. 

Dia meyakini, RUU tersebut akan intens dibahas dan disepakati minimal saat masa sidang ini dibuka.

"Menyepakati untuk segara menyelesaikan Revisi UU Terorisme dalam tempo 2 minggu setelah dibuka masa sidang ini atau paling lambat harus selesai dalam masa sidang ini," tegasnya.

Sementara, Menkopolhukam, Wiranto, memastikan, pemerintah dan DPR sudah tidak ada lagi perbedaan pandangan mengenai substansi RUU Terorisme. Termasuk soal definisi terorisme.

"Tidak ada lagi perbedaan definisi semuanya tinggal dibahas," ujar Wiranto. 
"Kami juga meminta bantuan DPR untuk mempercepat pembahasan ini," tambahnya.

Wiranto meyakinkan, UU Terorisme yang baru sangat penting dan urgen. Sudah dalam kondisi kegentingan yang memaksa. Tapi bukan berarti dengan perppu solusinya.

"Aparat bukan dipersenjatai tetapi dengan UU ini aparat diberikan otoritas dan kewenangan. Jangan sampai aparat menangani teroris dengan tangan terborgol," kata Wiranto.

Wiranto juga meyakinkan, terbitnya UU Terorisme yang baru, Indonesia tidak akan menjadi junta militer. Menurutnya, kekhawatiran itu tidak relevan karena sudah berakhir seiring reformasi.

"Masa itu sudah lewat. Tidak perlu khawatir," pungkasnya.

Diketahui aksi bom bunuh diri marak terjadi di Jawa Timur. Sebelumnya tiga gereja di Surabaya dibom hingga menewaskan 15 orang. 

Malamnya, sebuah unit milik terduga teroris di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo juga meledak sebuah bom.  Lalu kemarin, Mapolrestabes Surabaya juga ikut dibom oleh pasangan keluarga.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)