logo rilis
Politisi PAN Minta Ceramah Amien Rais Tak Diperdebatkan
Kontributor
Nailin In Saroh
16 April 2018, 13:29 WIB
Politisi PAN Minta Ceramah Amien Rais Tak Diperdebatkan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Saleh P Daulay menilai, pernyataan Amien Rais terkait partai Allah dan partai setan tidak perlu lagi diperdebatkan lebih jauh, apalagi sampai disilangsengketakan.

Sebab, kata Saleh, tokoh Muhammadyah itu tengah diundang untuk memberi tausyiah keagamaan. 

"Sebagai seorang Muslim, tentu pak Amien menjelaskan masalah keagamaan dalam bingkai agama Islam yang bersumber dari Al quran dan sunah,” ujar Saleh di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, soal makna Al quran sebagai sumber hukum Islam, semua ummat pasti sepakat. Karena itu, jika Amien Rais menjelaskan tentang adanya dua kelompok manusia menurut Al quran itu sah-sah saja.

Lebih lanjut, Saleh menjelaskan, dalam ceramah tersebut Amien mencoba menjelaskan intisari dari Surat Al-Mujadalah ayat 19 dan 22. Apabila hal tersebut sampai menjadi polemik di publik maka dia mempersilahkan masyarakat membuka surat dan kedua ayat itu. Menurut dia, pada surat itu jelas disebutkan adanya golongan syaitan dan golongan Allah.

“Penjelasan-penjelasan lanjutan dalam ceramah itu, menurut saya, hanyalah pendalaman. Kalaupun ada menyebut golongan tertentu sebagai golongan Allah, tetapi pak Amien tidak pernah menyebut golongan lain sebagai golongan sebaliknya. Karena itu, tidak ada niat dan perilaku ujaran kebencian dalam ceramah itu. Sebagai tokoh Islam, pak Amien sangat mumpuni untuk membimbing jamaahnya sesuai dengan tuntunan Al quran,” jelasnya.

Beberapa hari lalu, Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sempat memberikan tausyiah di sebuah mesjid di kawasan mampang, Jakarta Selatan. Di sela-sela isi ceramahnya itu, Amien sempat menyebutkan adanya dua kubu manusia yang berlanjut dan di kait-kaitkan dengan partai politik Allah dan partai politik setan.

Berikut ini pernyataan Amien Rais yang dinilai mengandung unsur ujaran kebencian:

Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan.
Orang-orang yang anti-Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. 

Ketahuilah, partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan.

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)