Home » Peristiwa » Nasional

Politisi Nasdem Ini Minta Setya Novanto Patuh pada Hukum

print this page Rabu, 15/11/2017 | 13:22

Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) Johny G Plate meminta, Setya Novanto patuh pada hukum dengan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terlepas dari itu, dia juga berharap Mahkamah Konstitusi (MK) menjelaskan tafsirnya terkait izin Presiden agar tak menimbulkan tafsiran.

"Dihadapan hukum itu equality before the law harus kita hormati. Tetapi lebih baik penafsiran itu diserahkan pada lembaga yang berhak menafsirkan itu. Kalau memang masih merasa ada multitafsir tanyakan itu pada MK," kata Plate di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Menurutnya, semua orang harus menghormati hukum. Termasuk pejabat negara sekelas Setya Novanto sekalipun. Namun, dia berpesan agar jangan sampai ada aturan ditabrak.

"Pimpinan, politisi, pimpinan-pimpinan lembaga semuanya harus menghormati hukum tapi hak-hak hukum juga harus dilindungi jangan sampai demi hukum melanggar hukum tidak boleh itu," ujarnya.

Terlepas dari itu, Johny yang merupakan anggota Komisi XI ini meminta, proses hukum tidak dikaitkan dengan politik. Sebab, dikatakan Plate hal itu akan berbahaya bagi marwah lembaga itu sendiri.

"Karena ini masalah hukum kedepankanlah rule of law jangan sampai di bawa ke ranah politik. Jangan sampai politik nanti menggoreng-goreng dan mempermaikan hukum," tutupnya.

Sebelumnya, Setya Novanto beberapa kali mangkir dari panggilan KPK. Ia pun berdalih pemeriksaan KPK harus seizin Presiden dengan landasan adanya putusan MK nomor 76/PUU-XII/2014. Putusan itu menyatakan pemanggilan terhadap anggota DPR yang terlibat kasus hukum atau penyidikan untuk dimintai keterangannya harus melalui persetujuan tertulis Presiden.

Penulis Tari Oktaviani
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

setya novantonasdemgolkarkpkmahkamah konstitusi

loading...