Home » Bisnis

Politisi Gerindra Ingatkan Pembangunan Infrastruktur Gunakan Produk Dalam Negeri

print this page Senin, 13/11/2017 | 19:22

Pemerintah Jokowi fokus pada pembangunan infrastruktur. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Komisi VI DPR Mochamed Hekal meminta, pemerintah tidak lagi mengandalkan bahan impor dalam pembangunan proyek infrastruktur.

Dia mengungkapkan, produksi bahan baku untuk pembangunan itu bisa didukung dari produksi dalam negeri. Seperti semen, dia mencontohkan, produksinya masih memadai untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur dalam negeri.

"Produksi semen kita berlebih, apalagi kita sedang membangun (infrastruktur) makanya impor semen stop dululah," kata Hekal di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Langkah pemerintah yang mengandalkan bahan impor tidak realistis. Pasalnya, seperti semen, produksi semen dalam negeri masih sangat baik untuk menopang pembangunan infrastruktur yang membutuhkan semen yang banyak.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, produksi semen dalam negeri tahun ini masih di atas kebutuhan nasional, yakni sekitar 105 juta ton. Idealnya, produksi yang sangat masif itu bisa menutup keran impor semen dan mengutamakan produksi semen dalam negeri.

"Hampir 105 juta ton produksi semen dalam negeri per tahun ini, konsumsi semen nasional 70 juta. Tapi, ya buktinya tetap over supply," tandasnya.

Pemerintah sendiri sedang menggenjot sektor infrastruktur yang membutuhkan semen dalam skala besar. Namun proyek infrastruktur diharapkan memanfaatkan bahan yang ada dalam negeri tidak lagi mengimpor.

Penulis Armidis Fahmi
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

gerindrainfrastruktursemen

loading...