logo rilis
Polisi Diminta Tak Tumpul Usut Penggerudukan Massa PDIP ke Radar Bogor
Kontributor
Nailin In Saroh
03 Juni 2018, 14:30 WIB
Polisi Diminta Tak Tumpul Usut Penggerudukan Massa PDIP ke Radar Bogor
Ahmad Muzani, ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, meminta kepolisian tak ragu-ragu mengusut penggerudukan massa PDIP ke kantor media Radar Bogor. Menurutnya, jangan sampai penegak hukum tumpul pada kekuatan tertentu.

"Kepolisian harus menegakkan hukum sehingga tidak ada kelompok atau kekuatan yang terancam oleh kekuatan ini. Di satu sisi kita menuduh ada kelompok-kelompok yang disebut anarkis, tapi ada kekuatan lain yang mempertontonkan anarkisme. Polisi harus tegakkan hukum," ujar Muzani di Jakarta, Minggu (3/6/2018).

Ia juga menilai, kejadian ini telah mencoreng kebebasan pers dengan sikap main hakim sendiri. Padahal, kata dia, bebas berpendapat dilindungi konstutusi.

"Kita sudah sepakati bahwa kebebasan pers adalah cara dan bentuk yang kita apresiasi dari kebebasan kita berpikir yang dijamin oleh undang-undang," tuturnya.

Kebebasan pers, tambah Muzani, harus ditangani dengan cara-cara yang jauh dari hukum dan dipertontonkan dengan cara-cara yang jauh dari hukum. Karena itu, imbaunya, wartawan tidak boleh lelah dan menyerah dengan upaya memperjuangkan kebebasan pers.

"Saya kira semua komponen masyarakat termasuk komponen politik yang merasa dirugikan dengan pemberitaan pers seharusnya menempuh dengan cara-cara yang telah diatur dalam mekanisme yang ada," tandasnya


komentar (0)