logo rilis
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Telur Palsu
Kontributor
Kurniati
28 Maret 2018, 03:49 WIB
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Telur Palsu
Ilustrasi telur. FOTO: Instagram.com

RILIS.ID, Jakarta— Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Asep Safruddin, mengatakan jajarannya masih mengejar pelaku penyebar video bohong (hoaks) soal keberadaan telur palsu yang viral di media sosial.

"Kami masih menyelidiki pelaku yang memviralkan video ini. Masih kami kejar," tutur Kombes Asep, di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Asep mengatakan, hasil penyelidikan sementara, diketahui video tentang telur palsu itu dibuat di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat.

Menurutnya, pelaku penyebar informasi hoaks tersebut bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena telah menyebarkan informasi bohong mengenai telur palsu.

Dia menjelaskan, video telur palsu yang beredar di media sosial sebenarnya merupakan video proses pembuatan telur mainan untuk anak-anak, bukan untuk telur yang biasa dikonsumsi. 

Tapi informasi pada video dibuat seolah-olah menunjukkan bahwa ada produsen telur yang memproduksi telur palsu untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

"Jadi ada yang memviralkan, agar seolah-olah itu adalah telur palsu. Padahal itu adalah mainan yang diproduksi untuk anak-anak. Setelah dilakukan pengecekan di laboratorium, hasilnya telur itu tidak palsu. Telur itu adalah telur yang siap dikonsumsi," katanya.

Bahkan, Asep menambahkan, akibat viralnya video ini di medsos, ada warga masyarakat yang termakan isu tersebut dan menumpahkan kekesalannya.

Ada salah seorang warga yang terekam tengah marah dan menuding adanya telur palsu. 

"Setelah ditelusuri, ternyata ia termakan isu hoaks soal telur palsu,"katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)