logo rilis
Polisi Bidik Miras Ilegal di Mentawai
Kontributor
Kurniati
07 Mei 2018, 11:57 WIB
Polisi Bidik Miras Ilegal di Mentawai
Ilustrasi miras. FOTO: Instagram

RILIS.ID, Mentawai— Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) akan mewaspadai peredaran minuman keras (miras) ilegal di resort- resort yang ada di daerah itu.

"Hal itu menjadi target kami, pengawasan Miras ilegal yang ada di resort-resort harus ditingkatkan," kata Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya, di Tuapejat, Senin (7/5/2018).

Ia mengungkapkan, resort maupun surf camp sangat potensial menjadi tempat peredaran miras ilegal dengan berbagai merk bahkan Narkoba. Oleh karena itu, menjadi perhatian serius bagi Polres Mentawai.

Hendri menyebutkan, dari hasil operasi cipta kondisi yang dilakukan jajarannya beberapa waktu lalu, pihaknya berhasil menyita 50 botol miras di dengan kandungan alkohol diatas 5 persen berbagai jenis merk di Aloita Resort.

Hal itu bisa menjadi cerminan resort atau surf camp lain yang tersebar di empat pulau besar di daerah itu. 

Selain menggelar razia rutin, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peredaran miras ilegal untuk segera melaporkan kepada kepolisian.

Ia mengakui, pengawasan dan peredaran minuman ilegal di daerah itu sangat sulit dipantau. 

Selain Mentawai daerah kepulauan, juga keterbatasan personel dan armada kapal. 

Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat ikut terlibat dalam mengawasi daerah itu.

"Siapa pun itu, laporkan saja, kami akan sikapi setiap laporan yang masuk dan pastinya ada tindakan tegas terhadap tindakan itu," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pelaku usaha akomodasi agar melengkapi izin apabila ingin menjual minuman keras di-resort/surf camp dan tidak melebihi kadar alkohol maksimal sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

"Sebagaimana diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009, Undang-undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012. Kami akan terus menertibkan para pelaku-pelaku usaha akomodasi yang tidak mamatuhi aturan ini," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai, Desti Seminora, mengatakan pihak sudah melakukan sosialisasi terkait perizinan usah pariwisata.

"Kami juga memantau resort atau pelaku usaha pariwisata yang melakukan tindakan di luar aturan yang berlaku, akan kami tindak," tambahnya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)