logo rilis

Polemik Buku Merah, Polri Diminta Tetap Prioritaskan Pelayanan Publik
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
12 Oktober 2018, 18:09 WIB
Polemik Buku Merah, Polri Diminta Tetap Prioritaskan Pelayanan Publik
Ilustrasi: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Ahli kebijakan publik yang juga anggota Dewan Pakar Galang Kemajuan Jokowi, Trubus Rahadiansyah, meminta kepada kepolisian tetap tak melupakan pelayanan kepada publik. 

Hal itu lantaran adanya polemik terkait kasus buku merah berisi catatan dugaan suap yang diterima Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Menurut Trubus, pelayanan kepada publik harus tetap menjadi prioritas di tengah mencuatnya isu buku merah tersebut. 

"Polisi harus tetap jalan terus melayani masyarakat, jadi isu-isu terkait buku merah itu tidak melupakan pelayanan publik. Itu terlepas dari benar atau salah ya," katanya kepada rilis.id, Jumat (12/10/2018). 

Trubus mengatakan, jangan sampai masyarakat justru terkena dampaknya lantaran polemik dugaan kasus tersebut. Dugaan itu menyusul mencuatnya isu tentang hilangnya barang bukti catatan pengeluaran dana pengusaha Basuki Hariman yang diduga dirobek oleh dua perwira Polri yang jadi penyidik KPK.

"Jangan sampai masyarakat yang dirugikan. Jadi apapun yang sedang terjadi di internal Polri ya jangan sampai mengganggu pelayanan dan kebutuhan masyarakat," ujarnya. 

Dia menilai, kepolisian adalah pelindung yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, pelayanan harus terus dijaga meskipun adanya dugaan kasus tersebut. 

"Polri tolong sesuai tupoksi untuk tetap melakukan pelayanan ke masyarakat. Kalau internal Polri urusan mereka. Yang penting pelayanan publik tak dilupakan," tegasnya. 

Sebelumnya, sejumlah media nasional yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks mengumumkan hasil investigasinya mengenai kasus korupsi yang diduga melibatkan para pejabat tinggi. Termasuk munculnya nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)